Wagub Kandouw: SKPD Wajib Segera Selesaikan Temuan BPK

SUARASULUT.COM,MANADO– Gubernur Sulut Olly Dondokambey melalui Wakil Gubernur Steven Kandouw, meminta Kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut segera menyelesaikan semua rekomendasi catatan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) RI.

“Terhitung mulai senin prkan depan, diminta kepada teman-teman SKPD lingkup Pemprov Sulut segera menyelesaikan temuan BPK. Bagi kami bersyukur diingatkan BPK, karena batas waktu penyelesaian tinggal 21 hari,” jelas Wagub Sulut Steven Kandouw, usai melakukan Vidcon dengan pihak BPK RI Perwakilan Sulut, Jumat (19/6/2020).

Wagub kembali menegaskan, ini menjadi para meter penilaian kinerja terhadap SKPD punya catatan rekomendasi dari pihak BPK.

“Walaupun saya dan pak gubernur tidak bisa menggelar mutasi tapi boleh mem-PLH siapa tak becus melakukan kinerja. Pokoknya SKPD tak maksimal dalam kinerjanya akan nilai pimpinan yakni Gubernur Olly Dondokambey.

Diaentil SKPD mana punya catatan dari pihak BPK? Wagub Sulut tak merinci, namun kata Wagub pokoknya SKPD progress report semuanya rendah itu yang saya dorong untuk segera menyelesaikan temuan dari BPK

Sekadar diketahui kabarnya ada 10 SKPD belum melakukan penyelasaian temuan dari BPK.(wal)

Mari Syukuri Pembangunan KEK Likupang Tetap Jalan

SUARASULUT.COM,MANADO– Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengaku bersyukur meskipun sektor pariwisata terdampak Covid-19 namun pembangunan KEK Pariwisata Likupang masih berjalan lancar.

“Saya bersyukur investor pariwisata di Sulut sampai hari ini tidak mundur, walaupun belum ada turis datang, pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus yang ada di Likupang berjalan dengan baik. Ada dua hotel sampai saat ini berjalan terus dengan baik saya kira harapan-harapan inilah yang perku kita dorong sehingga investasi di Provinsi Sulut bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.(wal)

Kolaborasi Pemprov dan DPRD di Era New Normal Diapresiasi Gubernur Olly

SUARASULUT.COM,MANADO–Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengapresiasi sinergitas Pemprov dan DPRD dalam menyambut era new normal atau tatanan kehidupan baru ditengah pandemi Covid-19.
Gubernur Olly juga mengajak DPRD Sulut bersama-sama terus membangun Sulut di era new normal.

“Kita menyambut era baru new normal, apa yang dianjurkan oleh Pak Presiden mari kita sama-sama sambut ini semua sehingga kita menangani Covid-19 juga kita tangani, kita tangani ekonomi juga bisa berjalan, karena dua ini tidak bisa dipisahkan seperti dua sisi mata uang kita harus berjalan bersama sama kalau kita cuma tangani virus ini virus bae tapi datang virus baru, virus kelaparan, nah ini bahaya kalau datang virus ini,” kata Gubernur Olly saat menghadiri rapat paripurna pengambilan keputusan ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Sulut Tahun Anggaran 2019 yang digelar di Gedung DPRD Sulut.

Olly optimis sektor perekonomian Sulut di era new normal dapat berjalan lancar jika semua pihak wajib mematuhi protokol Covid-19 dalam menjalankan aktivitasnya.

“Jadi saya kira, mari kita sama-sama kita jalani semua kegiatan kita dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat Sulut kita lakukan protokol Covid-19 dengan baik sehingga betul-betul apa harapan kita membawa Sulut dan rakyat Sulut sejahtera kedepan bisa tercapai,” lanjutnya.

Disamping itu, Olly juga mengajak seluruh jajaran Pemprov Sulut dan DPRD untuk terus bekerja mempercepat penanganan pandemi Covid-19 di Sulut di era new normal.

“Saya kira hal inilah yang kami inginkan sebagai pemerintah didalam penyelenggaraan pemerintahan ada koreksi dari semua karena tugas kita masing-masing dalam rangka menjalankan pemerintahan baik eksekutif maupun legislatif bagaimana pertanggungjawaban yang betul-betul bisa dirasakan secara nyata oleh rakyat di tengah situasi Covid-19 saat ini yang kita hadapi. Dan tentunya banyak hal yang harus kita kerjasama bersama sehingga penanggulangan permasalahan ditengah masyarakat saat ini bisa kita tangani bersama,” ujar Olly.

Olly menuturkan bahwa siklus pembangunan yang menjadi tanggungjawab bersama belumlah berakhir. Karena pembangunan yang bermakna perubahan ke arah yang lebih baik bersifat dinamis seperti membaiknya pertumbuhan ekonomi Sulut ditengah pandemi Covid-19.

“Saya kira banyak hal yang bisa kita kerjakan untuk rakyat Sulut kalau kita betul-betul menginginkan Sulut lebih maju kedepan karena kesempatan ini yang bisa kita lakukan bersama sama. Salah satu contoh pertumbuhan ekonomi di Sulut di tahun 2020 masih 4,2%, padahal sempat diprediksi 2020 minus 3% pertumbuhan ekonomi tapi torang masih 4,2%,” ungkap Olly.

Menurut Olly, penyebab stabilnya pertumbuhan ekonomi Sulut karena didukung sektor pertanian.

“Pertumbuhan ekonomi karena apa. Itu yang selalu saya katakan industri berbasis pertanian di Sulut masih berjalan dengan baik salah satu pabrik kopra, pabrik pengolahan minyak, industri perikanan bisa jalan dengan baik dan ditopang oleh hasil pertanian yang lain. Kalau ini kita genjot terus saya kira pertumbuhan ekonomi kita akan lebih baik,” bebernya.(wal)

Temuan BPK, Pemkab Bolsel Sudah Selesaikan di Atas 50 Persen

SUARASULUT.COM,BOLSEL– Komitmen Bupati H Iskandar Kamaru S.Pt, membangun Bolsel patut dapat apresiasi.

Jum’at (19/06/2020), Bupati Bolaang Mongondow Selatan H. Iskandar Kamaru S.Pt didampingi Sekda *Marzanzius A. Ohy, S.STP mengikuti rapat Koordinasi tindaklanjut hasil Pemeriksaan BPK RI Tahun 2019 melalui Video Conference.

Dalam laporanya Bupati Iskandar menyampaikan, bahwa progres Bolsel sudah mencapai 50% atas tindaklanjuti.

Atas hasil dan kerja keras Pemkab ini, harus di syukuri dari semua Kabupaten dan Kota, Bolsel mendapat peringkat satu untuk tindaklanjut tahun 2019.

Turut mendampingi Asisten III Setda, Inspektur Daerah dan para IRBAN, acara dilaksanakan di rudis Bupati ini juga diikuti Wakil Gubernur, Kepala Perwakilan BPK RI Sulut, para Bupati Kab/Kota se sulut.(jamal)

Pasien Positif Bukan Penduduk Boltim, Bupati Sehan Minta Gugus Tugas Provinsi Sulut Klarifikasi

SUARASULUT.COM,BOLTIM– Rilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Provinsi Sulawesi Utara, dari 25 kasus positif Covid 19 Kamis (18/06/2020), asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Hanya saja data ini, di minta Bupati Boltim Sehan Landjar melalui Kepala Diskominfo Boltim Hamdi Egam, meminta Gugus Tugas Provinsi meralat dan klarifikasi.

Menurut Bupati Sehan melalui Egam, si pasien di umumkan positif Covid 19, benar kelahiran Boltim, tetapi bukan penduduk Boltim sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Bupati Sehan Landjar sudah meminta KaDis Kesehatan Sulut agar Gugus Tugas melalui jubir Sulut harus merubah alamat bersangkutan sesuai KTP/tempat berdomisili dan bukan alamat kelahiran.

Lanjut Egam, sesuai data kependudukan Boltim, si pasien yang positif bukan ber KTP BolTim, dia pindahan dari Papua ke MaLut. Dan pada akhir Mei mau berkunjung ke Keluarga di Buyat kampung kelahiran, dan di isolasi sejak 22 Mei di Manado.

“Jadi bersangkutan kelahiran BolTim tapi bukan penduduk BolTim,” tegas Egam.

Menurut Egam Bupati telah meminta untuk disampaikan
ke semua Media, bahwa seharusnya pihak Gugus tugas menyebutkan alamat sesuai KTP. “Sekali lagi yang jelas bersangkutan kelahiran Buyat, tapi beralamat Maluku Utara, dan hanya rencana berkujung/sillaturrahim dengan keluarga di Desa Buyat,” ujar Bupati melalui Kadis Kominfo Boltim.(yudi)

Rangkaian HUT RI ke 75, Ada Lomba Kebersihan Antar Sekolah

SUARASULUT.COM,MANADO– Gubernur Sulut, Olly Dondokambey menyebut rencana bakal menggelar lomba kebersihan antar sekolah dalam rangka memperingati HUT RI ke-75 yang jatuh pada tahun ini agar kebersihan sekolah dapat terus dijaga.

“Saya rencana memperingati HUT RI 17 Agustus nanti kita akan bikin lomba kebersihan dan keindahan halaman sekolah jadi saya minta kepada kepala-kepala sekolah halaman sekolah harus ditata dengan baik supaya pemandangan diluar gedung yang sudah bagus tambah lebih bagus lagi kalau halaman sekolah bagus,” ucap Olly.

“Manfaat dari kebersihan itu banyak apalagi di zaman Covid-19 ini torang harus ajarkan torang pe murid bersih, sehingga torang terhindar dari segala penyebaran penyakit Covid-19 ini dan saya kira hal-hal ini yang menjadi tugas tanggung jawab kita semua sebagai pemerintah, kepala dinas , sebagai kepala sekolah, guru dan semua aparat yang terlibat secara langsung harus memperhatikan hal-hal seperti ini,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Gubernur Olly mengingatkan pentingnya peranan kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas belajar siswa terkait kebijakan pemerintah pusat menghapus ujian nasional mulai tahun depan.

“Kebijakan pemerintah pusat untuk menghilangkan ujian nasional saya kira ada baiknya, tetapi ada juga tidak baiknya karena tidak ada stimulus untuk memacu lagi bagi anak-anak di daerah karena kebijakannya ada ditangan Kepala Sekolah itu sendiri jadi kami sangat mengharapkan betul-betul diberikan tanggung jawab sebagai kepala sekolah dimanapun anda berada betul-betul dimanfaatkan dengan baik untuk generasi-generasi kita kedepan karena persaingan generasi kita kedepan lebih ketat, nah ini yang saya kira menjadi tanggung jawab kita bersama,” pungkas Olly.(wal)

Gubernur Olly: Semua Kepsek Harus Jaga Fasilitas Sekolah

SUARASULUT.COM,MANADO– Gubernur Olly Dondokambey meminta kepada seluruh kepala sekolah (Kepsek) untuk merawat fasilitas sekolah.

Penegasan ini disampaikan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey meresmikan sekaligus menandatangani prasasti sarana prasarana bidang pendidikan Tahun Anggaran 2019 yang dilaksanakan di SMA Negeri 3 Manado, Kamis (18/6/2020).

“Tentunya bersyukur kepada Tuhan karena hari ini kita bisa bertatap muka secara langsung dalam acara peresmian sarana prasarana bidang pendidikan tahun anggaran 2019, semoga apa yang sudah kita laksanakan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh murid-murid SMA lebih khususnya tentunya kepala sekolah dapat menjaga dan dapat memanfaatkan seluruh ruangan kelas, ruangan laboratorium dan ruang praktek dari siswa bisa dimanfaatkan dengan baik,” ujar Olly.(wal)

Biro Adpim akan Launching OK Setda, Ini Jadwalnya

SUARASULUT.COM,MANADO– Inovasi pelayanan publik penanganan pagebluk Covid-19 bernama Online Sistem Kepegawaian Setda atau dikenal dengan sebutan OK Setda bakal dilaunching Pemprov Sulut dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw melalui Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Sulut pada pekan depan atau tepatnya mulai Rabu, 24 Juni 2020.

Ya, aplikasi OK Setda merupakan bentuk dukungan penuh dari Biro Adpim Setdaprov Sulut yang dikomandoi Dantje Lantang atas program penanganan Covid-19 yang dihelat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) melalui lomba inovasi pelayanan publik penanganan pandemi Covid-19 yang diikuti seluruh instansi pemerintah di Indonesia.

Bagaimana aplikasi OK Setda mampu mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja para birokrat Pemprov Sulut?
Karo Adpim Dantje Lantang diwakili Christian Iroth yang juga Kabag Perencanaan dan Kepegawaian Sekretariat Daerah pada Biro Adpim Setdaprov Sulut menjelaskan cara kerja aplikasi yang mampu menerapkan physical distancing dengan mengurangi kontak langsung antar pegawai ketika mereka akan mengurus kenaikan pangkat hingga pensiun.

Christian menuturkan bahwa aplikasi akan terkoneksi langsung dengan perangkat android yang dimiliki setiap pegawai sehingga setiap pemberitahuan kenaikan pangkat dan urusan kepegawaian lainnya akan disampaikan otomatis lewat notifikasi yang diterima setiap pegawai.

“Aplikasi ini memuat database kepegawaian setda dan dalam pengurusan berkas kenpa, gaji berkala dan pensiun dilingkungan setda, dapat dilaksanakan melalui aplikasi ini,” kata Christian.

Lanjut Christian, setelah menerima notifikasi, setiap pegawai wajib melengkapi berkas persyaratan dengan mengunggah baik foto atau berkas yang diperlukan lewat aplikasi OK Setda.

“Pegawai akan mendapatkan notifikasi di android masing-masing apabila yang bersangkutan akan naik pangkat, gaji berkala dan pensiun juga akan diberitahukan persyaratan yang akan disediakan. Apabila ada persyaratan yg belum lengkap, pegawai bisa langsung melengkapi dengan cara foto berkas dan langsung di upload lewat aplikasi,” lanjutnya.(wal)

Penyebaran Masih Terus Terjadi, Ini Sebaran 25 Kasus Baru, Total Capai 671

SUARASULUT.COM,MANADO– Jubir Gugus Tugas Covid-19 Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dr Steaven Dandel, mengatakan penyebaran virus Corona masih terus terjadi.

Menurut Dandel, Kamis (18/06/2020) hari ini di Nyiur Melambai ketambahan 25 kasus baru. Dengan ketambahan kasus baru, total kasus positif Covid 19 di Sulut sudah capai 761.

Adapun rincian Kasus Positif Kamis (18/06/2020):

Kasus 737, perempuan 65 tahun dari Manado, kontak erat kasus 635.

Kasus 738, pria 55 tahun dari Manado, PDP.

Kasus 739, pria  56 tahun dari Manado, PDP, meninggal dunia 16 juni 2020 karena pneumonia.

Kasus 740 pria 55 tahun dari Bitung, PDP.

Kasus 7 4, perempuan 32 tahun dari Kotamobagu,  tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan di Kotamobagu.

Kasus 742, pria  58 tahun dari Bitung, PDP.

Kasus 743, perempuan dari Minahasa, PDP.

Kasus 744, pria  62 tahun dari Manado, PDP.

Kasus 745, pria 62 dari Manado, PDP.

Kasus 746, perempuan 56 tahun dari Manado, PDP.

Kasus 747, pria 28 tahun dari Maluku Utara, hasil screening dan hasilnya positif.

Kasus 748, pria 19 tahun dari Minahasa, hasil screening.

Kasus 749, pria 29 tahun dari Bolaang Mongondow Timur pelaku perjalanan.

Kasus 750, Perempuan 57 tahun dari Manado, PDP.

Kasus 751, pria 27 tahun dari Manado, PDP.

Kasus 752, pria 11 tahun dari Manado, hasil screening hasilnya positif.

Kasus 753, pria 47 dari Manado, hasil screening ditemukan positif.

Kasus 754, pria 73 tahun asal Tomohon,  PDP, meninggal dunia.

Kasus 755, pria dari Minahasa, PDP.

Kasus 756, pria 37 tahun dari Minahasa Utara, PDP

Kasus 757, pria 37 tahun dari Minahasa, kontak erat kasus 299.

Kasus 758, Perempuan 60 tahun dari Minahasa, kontak erat kasus 299.

Kasus 759, Perempuan 70 tahun dari Manado, hasil screening.

Kasus 760, Laki-laki 56 tahun dari Manado, hasil screening.

Kasus 761, Perempuan 17 tahun dari Manado, hasil screening.(wal)

DD Tahap I Desa Betelen I Hampir Rampung

SUARASULUT.COM, MITRA- Pemerintah Desa Betelen I kecamatan Tombatu kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) saat ini sedang merampungkan pekerjaan Dana Desa (DD) tahap I tahun 2020.

Dikatakan hukum tua desa Betelen 1 Dedy Manoppo, progres pekerjaan yang didanai DD tahap I saat ini hampir mencapai 100% sudah termasuk dengan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diberikan untuk masyarakat yang terdampak Covid-19.

” Untuk BLT sudah pencairan tahap 2 dengan jumlah penerima 44 Kepala Keluarga (KK),” kata Manoppo saat bersua awak media, Kamis (18/6/2020).

Lebih lanjut Dedy menjelaskan, untuk desa Betelen I mengalokasikan anggaran sebesar 30% untuk anggaran Covid-19 dari pagu anggaran 898.000.000 dan sisanya untuk pekerjaan fisik juga pemberdayaan.

” Untuk fisik kami sudah merampungkan pekerjaan drainase 145m dan Talud 31 meter, jadi untuk Tahap I sudah hampir 100% selesai, tinggal menunggu penyaluran BLT tahap 3,” pungkasnya sembari menambahkan dalam melaksanakan padat karya tunai tetap memperhatikan protokol Covid-19. (Hensly)

Astaga, Pasien Isolasi Corona di RSUD Mala Coba Melarikan Diri

SUARASULUT.COM, TALAUD – Rumah Sakit Umun Daerah (RSUD) Talaud mendadak dibuat heboh oleh Satu pasien dalam pengawasan PDP berjenis kelamin perempuan closter Mamahan Kabupaten Kepulauan Talaud, berusaha melarikan diri dari ruang isolasi di RSUD Talaud, pada Rabu (17/06/2020).

Pasien tersebut berhasil di amankan tim Dokter yang tinggal di perumahan dokter, bersama perawat yang sedang jaga malam. Akibat hal itu, 7 dokter yang bertugas di RSUD tersebut harus menjalani isolasi dan melakukan pemeiksaan.

Berdasarkan informasi yang dirangkum media ini menyebutkan, pasien tersebut mencoba mengelabui petugas kesehatan dan berusaha menyerang dokter.

“Pasien tersebut mengatakan bahwa dirinya akan pulang dan tidak mau di RS, biarkan dia meningal di kampung halamanya. Korban yang terlibat kejar mengejar dengan dokter serta perawat sempat sampai di halaman depan RSUD. Setelah diberikan obat penenang pasien tersebut langsung di bawa ke ruang isolasi,” ungkap Direktur RSUD Mala dr. Susanti Essing. M.kes

Diketahui pasien tersebut sudah melewati pemeriksaan SWAP laboratorium dan dinyatakan pasien 07 untuk data pasien positif terjangkit covid -19 dan 4 dinyatakan sembuh.

Disisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulaun dr Kery Monangin mengatakan, “Lebih jelasnya ke pihak rumah sakit. Masalah dokter yang mengamankan pasien yang berusaha melarikan diri itu, akan melakukan pemeriksaan intensif untuk memastikan tertularnya covid 19 ke tubuh mereka saat kontak langsung dengan pasien,” tutur Monangin saat ditemui media ini.(Oke)

Diduga Dendam Tetangga Roboh Bersimbah Darah

SUARASULUT.COM,MINAHASA- Setelah sempat dari kejaran Polisi usai melakukan aksi penikaman terhadap lelaki David Maesa (29) warga Desa Mahembang, Kecamatan Kakas sejak 30 Mei 2020 lalu. Lelaki RP alias Romel (42) warga Desa Mahembang menyerahkan diri ke Mapolres Minahasa.

 

“Sudah menyerahkan diri dan langsung ditahan di Mapolres guna proses hukum lanjut,” kata Kasubbag Humas AKP Ferdy Pelengkahu.

 

Dijelaskannya, kasus itu terjadi ketika korban sedang berada di pos Covid Desa Mahembang. Selanjutnya pelaku datang menggunakan sepeda motor, kemudian portal dibuka oleh korban.

Pelaku pun menuju ke rumahnya yang tidak jauh dari pos itu. Setelah itu pelaku kembali ke pos sambil berteriak. Korban pun menegurnya sehingga terjadi adu mulut.

 

Seketika itu juga pelaku langsung menikam korban sebanyak tiga kali. Namun tikaman pelaku hanya satu kali yang mengena pada perut korban.

 

Usai beraksi pelaku langsung kabur dari lokasi kejadian. Sedangkan korban melaporkan ke polisi apa yang dialaminya.(red)

 

New Normal, Kembali Beraktivitas dengan Protokol Kesehatan

SUARASULUT.COM,MINSEL– Pemerintah telah mengimbau agar masyarakat bersiap untuk new normal alias hidup ‘berdampingan’ dengan Covid-19 sambil menjalani aktivitas seperti biasa. Namun dalam menjalankan aktivitas tersebut, tetap ada batasan-batasannya.

 

Sejak pandemi Covid-19 atau wabah Virus Corona muncul, hampir semua orang mengalami kendala untuk menjalani kehidupan normal akibat pembatasan yang perlu dilakukan untuk mencegah penularan virus Corona ini.

 

“Dengan berjalannya waktu, Pemerintah kini menganjurkan kita untuk mulai melakukan kegiatan seperti biasa, tentunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penularan Covid-19,” ungkap Kapolres Minsel AKBP Bangun Widi Septo, SIK, saat ditemui usai memimpin apel pagi, Kamis (18/06/2020).

 

Hal ini mendorong kita untuk lebih gencar dalam menerapkan protokol kesehatan sebagai langkah pencegahan dasar Covid-19, seperti mencuci tangan dengan sabun antiseptik dan air mengalir atau dengan hand sanitizer, tidak menyentuh wajah dengan tangan yang belum dicuci, menerapkan physical distancing, serta mengenakan masker dalam setiap aktivitas, terutama di tempat umum.

 

“Tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan ini, semua pihak, lapisan masyarakat, bahu membahu, peduli terhadap upaya pencegahan Covid-19 ini. Jangan salah artikan, new normal bahwa tanpa batasan,; melainkan New Normal itu artinya kembali beraktivitas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” imbau Kapolres.(yan)

Pamer Panah Wayer Berakhir di Kantor Polisi

SUARASULUT.COM,BITUNG– Seorang pria berinisial RA, warga Girian Indah dibekuk Tim Jalak III Polres Bitung, Kamis (18/06/2020) dini hari. Pasalnya, RA mengancam HS, warga Girian Atas dengan panah wayer.

 

Bermula ketika tim dipimpin Danru, Bripka Mario Manopo sedang berpatroli rutin. Saat melintas di perkebunan Girian Atas, tim mendapat informasi dari warga tentang pengancaman tersebut.

 

Tim segera mendatangi TKP namun pelaku telah melarikan diri. Dalam pengejaran lebih lanjut, RA akhirnya berhasil diringkus di rumahnya. Tim menggeledah rumah pelaku tetapi tidak menemukan barang bukti.

Danru mengatakan, pelaku kemudian diminta menunjukkan barang bukti, yang ternyata disembunyikan di semak-semak sekitar TKP.

 

“Pelaku beserta barang bukti berupa 1 buah anak panah wayer beserta pelontar kemudian diamankan di Polres Bitung untuk diperiksa lebih lanjut,” tandasnya.(angky)

Ungkap Kasus Penganiayaan, Periksa Saksi

SUARASULUT.COM,MINUT– Guna melengkapi berkas perkara, Kepolisian Sektor Kema, masih terus melakukan pemdalaman terhadap kasus dugaan penganiayaan dengan memeriksa saksi-saksi diruang unit Reserse Kriminal Polsek Kema.

 

Anggota sidik yang saat itu melakukan pemeriksaan Briptu Vogel Tobing mengatakan, telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan lebih menguatkan unit sidik kembali melakukan pemeriksaan saksi, guna melengkapi berkas perkara, yang diduga melakukan tindak pidana yang terjadi di desa makalisung kecamatan kema.

 

“Dalam pemeriksaan diupayakan saksi memberikan keterangan dengan sebenarnya agar penyidik lebih mudah mengungkap suatu kasus.” jelas tobing.

 

Secara terpisah Kapolsek Kema IPTU Hendrik Rantung mengatakan juga menegaskan, pihaknya berupaya mengungkap kasus yang di duga sebagai tindak pidana penganiayaan, guna melengkapi berkas perkara, sehingga perkara bisa dikirim ke kejaksaan untuk proses penuntutan, Tutup Kapolsek.(angky)

Tiga Pejabat Terima SK Plt, Diserahkan Sekda Atas Nama Bupati Sehan Landjar

SUARASULUT.COM,BOLTIM– Bertempat di kantor bupati, Kamis, 18/6/2020, Bupati Bolaang Mongondow Timur(Boltim) Sehan Landjar, SH diwakili sekretaris daerah DR. Ir. Sonny Warokka menyerahkan Surat Perintah Pelaksana Tugas (Plt) kepada tiga penjabat di lingkungan Pemkab Boltim.

Tiga jabatan harus diisi Pelaksana Tugas (Plt), Kepala Dinas Pertanian sebelumnya dijabat Ir. Setiono, karena sudah memasuki masa pensiun diisi Mat Surnadi Pelaksana Tugas (Plt).

Sekretaris Dinas Perpustakaan diisi Mahmud Mokoagow sebagai Pelaksana Tugas (Plt), karena pejabat ama Han Lolangion telah pensiun TMT Juni 2020. Sekretaris Dinas Perdagangan Kop dan UKM diisi Muhtar Gaib Pelaksana Tugas (Plt), karena terjadi kekosongan setelah ditinggalkan Mat Surnadi.

Bupati dalam sambutan di sampaikan Sekretaris Daerah Sonny Warokka menyampaikan di tengah kondisi sulit saat ini karena pandemi covid-19, pemerintah daerah tetap melaksanakan tugas sebagai mana mestinya sehingga penilaian pimpinan terhadap kinerja seluruh aparat pemerintah daerah tetap berjalan.

Pengisian dan pergeseran jabatan ini terjadi karena ada pejabat telah pensiun dan masuk pada masa pensiun atau MPP. “Untuk itu saya berharap kepada penjabat baru agar menjalaskan tugas ini dengan baik karena ini adalah amanah dan kepercayaan dari pimpinan sehingga jalankan ini dengan baik sesuai dengan tugas dan fungsi di SKPD masing-masing, dengan berpegang pada trimarta pengabdian yaitu disiplin, loyalitas dan profesionalisme dan PP 53 tentang ke disiplin PNS serta UU No. 5 tahun 2014 tentang ASN sebagai pedoman,” aku Sekda.

Kepada pejabat memasuki masa pensiun, Ir. Hi. Setiono, Sekretaris Daerah menyampaikan terimakasih atas pengabdian dan kerjasamanya selama ini dan walaupun telah pensiun namun masih dapat dimintakan saran dan pendapat demi kemajuan Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Turut hadir pada acara tersebut Asisten Bidang Administrasi Pemerintahan, kepala BKPSDM, pejabat yang lama dan ASN dari ketiga dinas tersebut.(yudi)

BLT Tahap 2 Silian Kota Disalurkan Kepada 73 Kepala Keluarga

SUARASULUT.COM,MITRA – Pemberian Bantuan Langsung Tunai dari pemerintah yang bersumber dari Dana Desa (DD) terus disalurkan, demikian yang lakukan pemerintah desa Silian Kota, Kecamatan Silian Raya, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).

Dikatakan hukum tua desa Silian Kota Ben Watania, saat ini untuk BLT tahap II yang bersumber dari anggaran DD tahap I sedang disalurkan.

“Untuk penerima BLT tahap dua sebanyak 73 kepala keluarga. Sebelumnya tahap pertama sudah disalurkan BLT untuk 20 kepala keluarga,” kata Watania, disela-sela penyaluran BLT Desa Silian Kota, Kamis (18/06/2020).

Watania menambahkan selain penerima BLT 73 KK masyarakat Desa Silian Kota juga di cover dengan bantuan sosial lainnya. “Untuk penerima PKH sebanyak 15, BST 44 dan BPNT 42 kepala keluarga. Dengan total penerima bantuan sosial berjumlah 174 KK,” tambahnya

Menurut Watania, untuk warga Silian Kota semua sudah tercover. Namun begitu dirinya berharap, agar penerima bantuan dapat memanfaatkan sebaik mungkin untuk kebutuhan keluarga.

“ibu-ibu jangan karena keasikan online lantas BLTnya dihabiskan untuk beli kuota. Demikian untuk bapak-bapak yang biasa duduk di warung, jangan dihabiskan untuk minum-minum dan beli rokok, tanpa memikirkan kebutuhan keluarga” pungkasnya. (Hensly)

Petugas dan WBP Ikut Pemeriksaan Rapid Test C-19 di Rutan Manado

SUARASULUT.COM,MANADO– Ratusan Petugas dan sebagian Warga Binaan Pemasyarakatan di Rutan Klas IIA Manado, Kamis (18/06) ambil bagian dalam Pemeriksaan Rapid Test C-19 yang dilaksanakan lewat kerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulut bertempat di Aula Rutan Manado.

Kepala Rutan Manado, Yusep Antonius pertama yang mengikuti pemeriksaan lewat pengambilan sampel darah yang dilanjutkan oleh Kasubsi Pelayanan Tahanan Wahyono, Kasubsi Bimbingan Kegiatan Joutje Sinaulan dan petugas lainnya serta Warga Binaan.

‘’Pemeriksaaan Rapid Test ini sebagai respons atas permintaan dari pihak Rutan Manado yang memintakan ada pelaksanaan Rapid Test disini,’’ ujar dr Wiwit Mudiati, AMd, Kep yang memimpin pelaksaan test kali ini.

Menurut dokter Wiwit, hasil Rapid Test ini akan didapatkan hasil test besok atau reaktif atau tidak untuk dilakukan berbagai langkah selanjutnya. Tim dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulut didampingi oleh dokter Rutan, Ester Waleleng bersama tenaga medis Rutan lainnya.

‘’Kami berterima kasih kepada Dinas Kesehatan Sulut atas pelaksaan Rapid Test disini karena sangat mendesak melihat dilaksanakan untuk bisa sampai sejauh mana adanya penyebaran virus di petugas atau Warga Binaan,’’ ujar Ka Rutan Yusep Antonius.

Selain dokter Wiwit, tim dari Dinas Kesehatan Provinsi yang ambil bagian dalam pelaksanaan Rapid Test diantaranya, Egdath Senaen, S.Kep. NS, Miranty B Nebuida.S.Kep NS, Melisa Angelina S.Kep NS, Marcos Nehemiah Piring Amd.Kep dan S Rindengan.(wal/*)

Mokat: BLT Harus Tepat Sasaran

SUARASULUT.COM,MITRA– Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang berasal dari Dana Desa (SD) menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).

Dalam pantauan awak media, Pemerintah Kecamatan Tombatu Utara (Tomut), bersama Wakil Bupati Jocke Legi, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Badan Keuangan Daerah serta Polres Mitra dan Kejari Amurang, melaksanakan rapat koordinasi dan evaluasi melalui video conference, Rabu (17/06/2020), tepatnya di aula kantor camat Tomut.

Camat Tombatu Utara, Helda Mokat mengatakan, kegiatan ini dalam rangka mengevaluasi sekaligus mengawasi penyaluran BLT dana desa, khususnya 10 desa yang ada di wilayahnya.

“BLT dana desa ini wajib diberikan kepada masyarakat yang terdampak virus corona. Jadi, jangan main-main karna dipantau dan diawasi langsung oleh pemerintah serta pikah-pihak terkait, baik dari kepolisian juga kejaksaan,” tegas Mokat.

Ia juga mengingatkan agar para Hukum Tua dalam melaksanakan pendataan penerima BLT harus sesuai mekanisme dan prosedur. Supaya penyaluran BLT nanti jangan sampai salah atau tidak tepat sasaran.

“Maka dari itu, para kumtua dan jajaran agar hindarkan diri dari niat penyimpangan karena konsekwensinya akan berurusan dengan hukum. Intinya kalau mau bantu masyarakat, harus benar-benar bantu jangan setengah-setengah,” tukas Mokat mengingatkan. (Hensly)

Dinsos Boltim Fokus Lanjutkan Pekerjaan Program RTLH

SUARASULUT.COM,BOLTIM–Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), melalui Dinas Sosial, segera melanjutkan pekerjaan program pembangunan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) belum tuntas dilaksanakan Tahun Anggaran 2019.

Kepala Dinas Sosial Slamet Umbola, menjelaskan tahun 2019, Dinas Sosial telah melaksanakan program pembangunan RTLH tersebar di 5 Kecamatan, tetapi karena pada akhir tahun anggaran pekerjaan tidak selesai dikerjakan berdasarkan jangka waktu sudah ditetapkan, maka selaku instansi teknis kami telah melakukan pemutusan kontrak bedasarkan mekanisme dan ketentuan, sehingga untuk menuntaskan pekerjaan program tahun 2019, dilanjutkan tahun 2020 ini. “Kami telah mengalokasikan program lanjutan penuntasan pekerjaan yang ada,” aku Umbola, Kamis (18/6/2020).

Saahsatu program penuntasan pekerjaan RTLH tersebar di beberapa Kecamatan seperti Kecamatan Nuangan sebanyak 15 unit, Kotabunan 71 unit, Mooat 10 unit, Modayag 25 unit dan Modayag Barat sebanyak 62 unit dengan total anggaran Rp. 3.209.355.000 yang saat ini prosesnya dalam tahapan lelang pihak ULP. (yudi)

Warga Minta Segera Proses Beasiswa Bantuan Study, Kepala BPKAD Boltim: Sedang Verifikasi Data

SUARASULUT.COM,BOLTIM– Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), diminta segera menindaklanjuti program beasiswa semester, sebagaimana permohonan sudah disampaikan masyarakat.

Harapan itu disampaikan salahsatu tokoh masyarakat Ismail Mokodompit. ,”Kami meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) segera follow up permohonan pembayaran biaya semester sudah masyarakat sebagaimana program ditetapkan Pemda. Karena saat ini sudah memasuki bulan ke 6 tahun anggaran 2020″, harap Ismail.

Informasi di rangkum media ini Rabu (17/6/2020), hingga kini sudah banyak proposal permohonan biaya semester maupun biaya ahir study telah dimasukkan ke Pemda Boltim, tetapi belum satupun di tindaklanjuti.

Sementara masyarakat sudah sangat membutuhkan terkait kelancaran study mereka.

Terpisah, Bupati Sehan Landjar melalui Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Wiwi Kurnia mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan verifikasi penyesuaian data, semua proposal permohonan sudah masuk, dan apa bila sudah selesai dilakukan penyesuaian data, segera diproses,” aku Wiwi.

Sekadar diketahui, tahun anggaran 2020 ini, Pemda Boltim di bawa pimpinan Bupatu Sehan Landjar telah mengalokasikan program biaya semester kepada masyarakat Boltim sedang melanjutkan study. Total anggaran Rp2,5 Miliar.(yudi)

BPJS Kesehatan dan Lemhannas Teken Nota Kesepahaman

SUARASULUT.COM,MANADO– Agar pengelolaan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dapat dilakukan secara maksimal, dibutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan profesional. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, BPJS Kesehatan melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas) tentang kerja sama di bidang peningkatan kualitas SDM, pertukaran informasi, pelaksanaan pengkajian, dan pemanfaatan Program BPJS Kesehatan.

“Sebagai lembaga pencetak kader pimpinan nasional, Lemhannas diharapkan dapat membantu BPJS Kesehatan menciptakan SDM yang handal, berintegritas, profesional, kredibel, serta memiliki etos kerja yang tinggi untuk menyelenggarakan Program JKN-KIS dengan seoptimal mungkin,” ungkap Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris di Kantor Lemhannas, Rabu (17/06).

Dalam acara tersebut, hadir Gubernur Lemhannas RI Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo untuk menandatangani nota kesepahaman.

Sementara, ruang lingkup nota kesepahaman tersebut mencakup peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan dan pelatihan, pertukaran tenaga ahli, dan pemantapan nilai-nilai kebangsaan.

Selain itu, juga disepakati tukar menukar informasi, pelaksanaan pengkajian dan bidang lain sesuai kebutuhan masing-masing instansi, serta pemanfaatan Program JKN-KIS bagi peserta pendidikan Lemhannas yang berasal dari dalam negeri.

Menurut Fachmi, ada sejumlah nilai organisasi BPJS Kesehatan yang selaras dengan nilai-nilai Lemhannas untuk membuat Indonesia menjadi bangsa yang maju, mandiri dan berkelas dunia sehingga mampu berkompetisi dengan bangsa lain. Ia pun berharap, melalui sinergi dengan Lemhannas, BPJS Kesehatan dapat kian mengedepankan integritas, profesionalisme, pelayanan prima, dan efisiensi operasional dalam melayani kebutuhan masyarakat akan jaminan kesehatan.

“Komitmen kami, seluruh Duta BPJS Kesehatan selaku representasi aparatur pemerintah, bisa terus berupaya memberikan pelayanan publik yang efektif dan efisien, dengan kultur budaya kerja yang lebih disiplin, bertanggung jawab dan menjunjung prinsip gotong royong,” tegas Fachmi.(wal)

Gubernur Ollly: Saya Pribadi Lebih Baik Pilkada 202I, Begini Alasannya

SUARASULUT.COM,MANADO– Pemerintah Republik Indonesia bersama DPR RI dan Penyelenggara Pemilu telah menetapkan pelaksanaa Pilkada 09 Desember 2019.

Tentu dengan turunnya putusan ini, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menegaskan siap mematuhi keputusan pemerintah pusat menggelar Pilkada Serentak pada 270 daerah di seluruh Indonesia, termasuk Sulut setelah pemerintah menetapkan fase pandemi Covid-19 memasuki masa Kenormalan Baru.

Kendati demikian, Gubernur Olly mengaku lebih memilih pelaksanaan Pilkada Serentak pada tahun depan setelah menyelesaikan masa jabatannya sebagai Gubernur Sulut di periode pertama.

“Kalau pribadi saya lebih baik setelah habis masa jabatan, kalau Covid-19 masih berkepanjangan. Karena kita tidak mungkin berhenti melakukan kegiatan membangun ekonomi masyarakat dan memberikan bantuan sosial, tidak mungkin kita tidak melakukan hal-hal seperti ini,” tandasnya saat mengikuti acara talkshow Satu Meja The Forum “Pilkada di Tengah Korona” lewat siaran langsung Kompas TV, Rabu (17/6/2020).

Menurut Gubernur Olly, pelaksanaan Pilkada pada tahun depan untuk mencegah munculnya anggapan bahwa petahana memanfaatkan APBD untuk kepentingan Pilkada, walaupun itu sebenarnya murni dilakukan untuk kesejahteraan warga di tengah pandemi Covid-19.

“Saya kira, kalau bagi saya, kalau petahana lebih bagus 2021, karena supaya ini dampaknya bisa bermasalah, karena kami sebagai petahana dianjurkan melakukan kegiatan sosial untuk melakukan bansos dan kegiatan ekonomi. Kalau kita salah melangkah, nanti dianggap petahana memanfaatkan APBD, nah itu kan masalah, bisa gugur kita dalam perjalanan Pilkada nanti. Jadi lebih bebas kalau ada situasi Covid-19 seperti ini, petahana sudah bebas semua, baru penyelenggaraan agar supaya betul-betul tidak ada masalah di kemudian, karena hal-hal ini beda-beda tipis saja ini memanfaatkan bansos, dan segala macam ini bagi petahana kalau salah terjemahkan,” tegas Olly. (wal/*)

Gubernur Olly: Begini Konsekwensi Pilkada di Tengah Pandemi Covid 19

SUARASULUT.COM,MANADO– Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menegaskan siap mematuhi keputusan pemerintah pusat menggelar Pilkada Serentak pada 270 daerah di seluruh Indonesia, termasuk Sulut setelah pemerintah menetapkan fase pandemi Covid-19 memasuki masa Kenormalan Baru.

“Saya kira apa disampaikan Dirjen (Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri), memang tidak ada permasalahan kalau kita menyelenggarakan (Pilkada), sejauh kita melaksanakan protokol Covid-19. Tapi dampak dari hal-hal ini yang harus kita sepakati, karena kita bisa melihat pengalaman Pilkada-Pilkada yang lalu. Banyak hal dari sisi hukum ini menjadi persoalan,” kata Gubernur Olly saat mengikuti acara talkshow Satu Meja The Forum “Pilkada di Tengah Korona” lewat siaran langsung Kompas TV, Rabu (17/6/2020).

Gubernur Olly meminta KPU dan Bawaslu dapat menjamin pergeseran waktu pelaksanaan Pilkada dari 23 September 2020 ke 9 Desember 2020, tidak menghalangi kewajiban para petahana, termasuk dirinya dalam menjalankan tugas sebagai kepala daerah dalam mempercepat penanganan Covid-19.

“Nah ini yang harus kita lihat, jangan orang sudah ikut Pilkada, tiba-tiba ada kepentingan macam-macam, tiba-tiba dirugikan, ini yang harus dilihat, supaya demokrasi kita bisa berjalan dengan baik. Kalau sekadar penyelenggaraan, saya kira tidak ada masalah, karena saya juga melihat industri di Sulut semua berjalan dengan baik pada saat mereka melakukan protokol Covid-19, tidak ada PHK. Semua berjalan, tidak ada yang terjangkit tapi kan itu sederhana,” ungkap Gubernur Olly.

“Yang paling menjadi persoalan, dampak dari situasi kondisi seperti ini, terus petahana harus melakukan kegiatan-kegiatan lain. Apakah Panwas sama Bawaslu sama KPU mau menerima memberikan masukan yang betul-betul terbuka, tidak ada keberpihakan kiri dan kanan, dan Kementerian Dalam Negeri mau mengambil sikap yang sesuai dengan aturan yang ada. Ini harus dibicarakan jauh-jauh, yah kalau sudah gitu kita jalani, daerah kan tinggal mengikuti apa kepentingan dari Jakarta, kita lihat aja sampai dimana penyelenggaraannya ini berjalan,” lanjutnya.(wal)

Walikota Lomban: Semua Berhak Harus Mendapatkan Bantuan

SUARASULUT.COM, BITUNG- Pemerintah kota Bitung lewat BPBD kota Bitung hingga 15 Juni 2020 sudah menyalurkan Bantuan sebanyak 46.472 paket bahan makanan berupa 10 kg beras,10 ikan kaleng dan 1 dus Mie instan kepada masyarakat kota Bitung yang Terdampak akibat pandemi covid-19.

Hal itu disampaikan langsung oleh walikota Bitung Maximilian Jonas Lomban SE MSi saat press converence di BPU kantor walikota Bitung Rabu (17/06/20).

Dalam press Conference tersebut Kaban BPBD kota Bitung Ruddy Wongkar mengatakan, hingga saat ini BPBD kota Bitung masih terus mendistribusikan bantuan kepada kelurahan- kelurahan yang baru memasukkan nama- nama penerima bantuan yang terlewatkan ditahap sebelumnya.

“BPBD kota Bitung masih terus mendistribusikan bantuan kepada kelurahan-kelurahan yang baru memasukkan nama-nama bagi yang terlewatkan,” ungkap Wongkar.

Untuk bantuan para lansia, Kadis sosial kota Bitung Give Mose mengatakan, pemerintah kota Bitung sudah menyerahkan bantuan sebesar Rp 300 ribu perorang kepada 11 ribu lebih lansia dan 500 disabilitas yang ada diKota Bitung. Lanjut Mose, sampai saat ini dinas sosial kota Bitung terus menyalurkan berdasarkan data yang masuk dari pihak kelurahan.

Walikota Bitung Maximilian Jonas Lomban SE MSi menyampaikan, agar pihak aparat kelurahan untuk segera memastikan kembali bagi masyarakatnya yang berhak mendapatkan bantuan tidak terlewatkan.

“Sampaikan ke pihak kelurahan untuk mengecek kembali jangan sampai ada yang berhak mendapatkan bantuan dan terlewatkan.” Tegas Lomban.

Lomban menambahkan, agar pihak kelurahan benar-benar memberikan data yang jelas, agar pihak BPBD dan Dinas Sosial segera mendistribusikan bantuannya dan tidak terjadi kekeliruan.

Asisten l kota Bitung Franky Ladi mengatakan, ada beberapa kendala dilapangan saat melakukan pendataan, antara lain tempat tinggal saat ini tidak cocok dengan alamat sesuai KTP, sehingga saat di verifikasi datanya terjadi kekeliruan dan dari BPBD atau dari dinas sosial harus turun kembali kelapangan untuk melakukan pengecekan.

“Salah satu contoh yang membuat keterlambatan penyaluran bantuan yaitu tempat tinggal saat ini tidak sesuai alamat di KTP, ada warga alamat KTPnya Girian tapi sudah lama tinggal di sagerat, jadi saat data masuk dan dilakukan verifikasi, alamatnya tidak cocok.”Ujar Ladi.

Hadir dalam acara pres converence tersebut sekretaris Kota Bitung DR Audy Pangemanan, asisten 1, asisten ll, asisten lll, Kadis sosial Kaban BPBD, sekretaris BPBD dan sejumlah wartawan.(angky)