Gubernur Olly: Begini Konsekwensi Pilkada di Tengah Pandemi Covid 19

oleh -310 Dilihat

SUARASULUT.COM,MANADO– Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menegaskan siap mematuhi keputusan pemerintah pusat menggelar Pilkada Serentak pada 270 daerah di seluruh Indonesia, termasuk Sulut setelah pemerintah menetapkan fase pandemi Covid-19 memasuki masa Kenormalan Baru.

“Saya kira apa disampaikan Dirjen (Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri), memang tidak ada permasalahan kalau kita menyelenggarakan (Pilkada), sejauh kita melaksanakan protokol Covid-19. Tapi dampak dari hal-hal ini yang harus kita sepakati, karena kita bisa melihat pengalaman Pilkada-Pilkada yang lalu. Banyak hal dari sisi hukum ini menjadi persoalan,” kata Gubernur Olly saat mengikuti acara talkshow Satu Meja The Forum “Pilkada di Tengah Korona” lewat siaran langsung Kompas TV, Rabu (17/6/2020).

Gubernur Olly meminta KPU dan Bawaslu dapat menjamin pergeseran waktu pelaksanaan Pilkada dari 23 September 2020 ke 9 Desember 2020, tidak menghalangi kewajiban para petahana, termasuk dirinya dalam menjalankan tugas sebagai kepala daerah dalam mempercepat penanganan Covid-19.

“Nah ini yang harus kita lihat, jangan orang sudah ikut Pilkada, tiba-tiba ada kepentingan macam-macam, tiba-tiba dirugikan, ini yang harus dilihat, supaya demokrasi kita bisa berjalan dengan baik. Kalau sekadar penyelenggaraan, saya kira tidak ada masalah, karena saya juga melihat industri di Sulut semua berjalan dengan baik pada saat mereka melakukan protokol Covid-19, tidak ada PHK. Semua berjalan, tidak ada yang terjangkit tapi kan itu sederhana,” ungkap Gubernur Olly.

“Yang paling menjadi persoalan, dampak dari situasi kondisi seperti ini, terus petahana harus melakukan kegiatan-kegiatan lain. Apakah Panwas sama Bawaslu sama KPU mau menerima memberikan masukan yang betul-betul terbuka, tidak ada keberpihakan kiri dan kanan, dan Kementerian Dalam Negeri mau mengambil sikap yang sesuai dengan aturan yang ada. Ini harus dibicarakan jauh-jauh, yah kalau sudah gitu kita jalani, daerah kan tinggal mengikuti apa kepentingan dari Jakarta, kita lihat aja sampai dimana penyelenggaraannya ini berjalan,” lanjutnya.(wal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.