KOTAMOBAGU– Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib Sp.M, menghadiri kegiatan pembekalan penguatan peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kota Kotamobagu dirangkaikan dengan optimalisasi pelaksanaan program Jaga Desa oleh Kejaksaan.
Kehadiran wali kota dalam kegiatan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kotamobagu dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa.
Kegiatan yang digelar di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Kotamobagu ini, dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Feri Tas SH M.Hum M.Si, Rabu (10/6/2026).
Dalam sambutannya, Fery Tas menegaskan bahwa kegiatan tersebut, merupakan bentuk kolaborasi lintas sektoral dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, khususnya dalam memitigasi risiko hukum di tingkat desa.
“Esensi utama program Jaga Desa adalah pendekatan preventif atau pencegahan, bukan mencari kesalahan.Tujuan kegiatan ini agar para Sangadi, perangkat desa dan BPD memiliki pemahaman hukum yang baik. Harapan kami sederhana agar tidak ada aparatur desa di kota Kotamobagu harus berhadapan dengan proses hukum akibat kurangnya pemahaman terhadap aturan yang berlaku,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat penting dalam meningkatkan kapasitas serta pemahaman anggota BPD terhadap fungsi pengawasan dan legislasi di desa.
“Peran BPD sangat vital dalam memastikan jalannya pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada masyarakat. Melalui pembekalan ini, diharapkan seluruh anggota BPD dapat semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya,” ujar Weny.
Turut hadir dalam kegiatan, Ketua ABPEDNAS Provinsi Sulut, Stevanus B.A.N Liow, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu, Tasjrifin Muljana Abdul Halim SH MH, Koordinator Bidang Intelijen, Kepala Rutan Kelas IIB Kotamobagu, Aris Yuliyanta, Ketua DPC ABPEDNAS Kotamobagu, Arman Mokoginta, serta Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kotamobagu, Sahaya Mokoginta.
Selain itu, kegiatan ini juga diikuti para camat, sangadi (kepala desa), serta ketua, Wakil dan sekretaris BPD se-Kota Kotamobagu yang tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan.
