Sangihe, SuaraSulut.com — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-161 GMIST Jemaat Yerusalem Enemawira di Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadi momen penuh syukur dan refleksi bagi jemaat. Acara yang berlangsung khidmat pada Rabu, 4 September 2024, ini dihadiri ratusan jemaat, tokoh masyarakat, dan Penjabat (PJ) Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Albert Huppy Wounde, yang turut memberikan dukungannya terhadap peran penting gereja dalam masyarakat.
Ketua Panitia HUT GMIST Jemaat Yerusalem Enemawira, dr. Handry Pasandaran, menyampaikan bahwa peringatan ini merupakan pengingat akan perjalanan panjang yang penuh berkat dari Tuhan. “Ini adalah momen penting bagi jemaat untuk merenungkan berkat dan tuntunan Tuhan selama 161 tahun ini, sekaligus memperkuat iman dan kebersamaan dalam menjalani kehidupan berjemaat,” ujar Handry.
Lebih dari sekadar sebuah perayaan, acara ini mengajak jemaat untuk merefleksikan perjalanan spiritual mereka dan mempererat kebersamaan yang telah terjalin. Handry menambahkan bahwa perayaan ini adalah saat yang tepat untuk memperbarui tekad jemaat dalam menjalankan visi dan misi gereja, serta mendorong semangat pelayanan sosial dan rohani di tengah masyarakat. “Melalui perayaan ini, kami diingatkan untuk tidak hanya mengenang masa lalu, tetapi juga menjadikannya inspirasi dalam menghadapi masa depan,” lanjutnya.
Perayaan dengan tema “Mengenang Masa Lampau, Inspirasi Masa Depan” ini juga diisi dengan ibadah syukur yang dipimpin oleh Pendeta Dr. Welman Boba, Ketua MPS GMIST. Dalam ibadah tersebut, jemaat disuguhkan berbagai kegiatan rohani, seperti paduan suara, doa bersama, dan pembacaan sejarah singkat perjalanan GMIST Yerusalem Enemawira sejak didirikan pada tahun 1863.
Penjabat Bupati Albert Huppy Wounde, dalam sambutannya, menyampaikan rasa syukur atas kontribusi besar GMIST Jemaat Yerusalem Enemawira dalam membangun kehidupan spiritual dan sosial masyarakat. “Usia 161 tahun bukanlah waktu yang singkat. GMIST Yerusalem Enemawira telah menjadi pilar penting dalam membentuk karakter masyarakat melalui ajaran kasih dan persatuan,” ungkapnya.
Wounde juga menekankan pentingnya peran gereja dalam mendukung pemerintah menjaga persatuan dan berkontribusi dalam program-program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. “Pemerintah Daerah Kabupaten Sangihe akan terus mendukung gereja dalam misinya untuk membangun generasi yang berkualitas dan berintegritas,” ujarnya, seraya berharap agar jemaat tetap bersatu dalam menghadapi tantangan masa depan.
Perayaan HUT ini menjadi momentum untuk merayakan ketangguhan iman jemaat di tengah berbagai perubahan zaman. Dukungan yang diberikan oleh pemerintah setempat, tokoh agama, dan masyarakat memperkuat tekad jemaat untuk terus berkarya, baik dalam pelayanan rohani maupun sosial.
Perayaan HUT ke-161 GMIST Jemaat Yerusalem Enemawira mencerminkan komitmen yang kokoh dari jemaat untuk menjaga warisan iman dan nilai-nilai Kristiani. Di tengah perubahan zaman, gereja ini tetap menjadi cahaya yang menerangi masyarakat, menginspirasi generasi muda untuk terus berpegang teguh pada nilai-nilai kasih, persatuan, dan pelayanan. Dengan dukungan dari pemerintah dan komunitas, jemaat bertekad untuk terus berperan aktif dalam membangun masyarakat yang lebih harmonis dan berintegritas.
(Erick Sahabat)


