KOTAMOBAGU – Antisipasi antrean panjang hingga potensi penyalahgunaan BBM menjadi perhatian serius Polres Kotamobagu.
Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Kotamobagu turun langsung melakukan patroli mobile dan pemantauan di lima Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Kamis (17/9/2026).
Patroli tersebut menyasar SPBU Mongkonai, SPBU Kotobangon, SPBU Moyag, SPBU Matali, dan SPBU Pontodon.
Kehadiran personel URC di sejumlah SPBU ini merupakan langkah preventif untuk memastikan proses distribusi dan pelayanan BBM kepada masyarakat berjalan aman, tertib, lancar, serta tepat sasaran.
Personel tidak hanya memantau kondisi antrean kendaraan, tetapi juga mengawasi aktivitas pengisian BBM, situasi di sekitar SPBU, hingga kondisi stok.
Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan situasi relatif normal. Antrean kendaraan terpantau ramai namun tetap lancar dan belum ditemukan penumpukan kendaraan yang signifikan.
Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di lokasi juga terpantau aman dan kondusif.
Dalam patroli tersebut, personel URC turut memberikan imbauan secara humanis kepada para pengendara agar tertib mengikuti antrean dan tidak melakukan pengisian BBM secara berulang.
Petugas juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan praktik penimbunan maupun menggunakan tangki modifikasi atau rakitan yang berpotensi mengganggu distribusi BBM bagi masyarakat lainnya.
Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik, S.H., S.I.K., M.A.P., menegaskan bahwa pengawasan di SPBU akan terus ditingkatkan sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai bentuk penyalahgunaan BBM bersubsidi.
“Saya telah memerintahkan Tim URC dan Tim Pantera untuk meningkatkan patroli mobile dan pemantauan di seluruh SPBU yang ada di wilayah hukum Polres Kotamobagu. Ini adalah langkah preventif kita untuk mengantisipasi antrean panjang dan mencegah adanya oknum yang melakukan penimbunan maupun penyalahgunaan BBM,” tegas AKBP Abdul Kholik.
Kapolres juga meminta seluruh personel untuk tidak hanya hadir melakukan patroli, tetapi memastikan pengawasan dilakukan secara berkala.
“Pantau SPBU secara berkala, cek stok, cek aktivitas pengisian, dan pastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan aman, adil, tertib dan tepat sasaran. Jangan beri ruang bagi praktik-praktik yang merugikan masyarakat,” sambungnya.
Polres Kotamobagu turut mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik dalam menyikapi ketersediaan BBM. Masyarakat juga diminta ikut berperan dalam menjaga ketertiban di SPBU.
Jika menemukan indikasi penimbunan atau penyalahgunaan BBM, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Melalui patroli rutin tersebut, Polres Kotamobagu menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sekaligus memastikan pelayanan dan distribusi BBM berlangsung aman, tertib, dan lancar. (**)
