Perkuat Standar Layanan, Ambar Suryoko KAOTBAN Wilayah VIII Manado Ucapkan Dirgahayu ke-2 Injourney Airports

Manado, Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah VIII Manado menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau Injourney Airports dalam rangka peringatan 2 tahun berdirinya perusahaan pengelola bandara tersebut.

 

Momen “TWO YEARS ELEVATING EVERY EXPERIENCE” ini menjadi penanda dua tahun transformasi besar Injourney Airports dalam mengelola 37 bandara di seluruh Indonesia, termasuk sejumlah bandara di wilayah kerja Otoritas Bandara VIII Manado.

 

“Atas nama Otoritas Bandara Wilayah VIII Manado, kami mengucapkan Dirgahayu Injourney Airports. Dua tahun ini adalah perjalanan luar biasa dalam upaya elevating every experience bagi pengguna jasa bandara,” ujar Kepala Otoritas Bandara Wilayah VIII Manado, Rabu (9/9/2026).

 

Ia menilai, sejak integrasi menjadi satu entitas di bawah Injourney Airports, standar pelayanan, keamanan, dan keselamatan penerbangan di berbagai bandara menunjukkan peningkatan signifikan. Sinergi antara regulator, operator, dan stakeholder penerbangan juga dinilai semakin kuat.

 

“Harapan kami ke depan, Injourney Airports terus berkomitmen menghadirkan bandara berkelas dunia, khususnya di kawasan Indonesia Timur. Bandara bukan hanya gerbang kedatangan, tapi juga cerminan wajah daerah dan penggerak ekonomi,” tambahnya.

 

PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) resmi beroperasi sebagai pengelola tunggal bandara pada Oktober 2024, hasil merger PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II. Dengan tagline “TWO YEARS ELEVATING EVERY EXPERIENCE”, perusahaan menargetkan peningkatan pengalaman penumpang melalui digitalisasi, modernisasi fasilitas, dan penguatan budaya pelayanan.

 

Di wilayah kerja Otoritas Bandara VIII yang mencakup Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, dan Maluku Utara, Injourney Airports mengelola beberapa bandara strategis seperti Bandara Sam Ratulangi Manado, Bandara Jalaluddin Gorontalo, dan Bandara Pattimura Ambon.

 

Sejumlah program yang telah dijalankan antara lain: percepatan digitalisasi check-in dan boarding, peningkatan fasilitas ramah disabilitas, penguatan aspek safety dan security, serta penataan kawasan bandara agar lebih berorientasi pada kenyamanan pengguna jasa.

 

Kepala Otoritas Bandara VIII Manado juga menekankan pentingnya peran bandara sebagai penggerak konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan posisi Sulawesi Utara sebagai pintu gerbang Indonesia di kawasan Pasifik, bandara diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan dan investasi.

 

“Kami di Otoritas Bandara akan terus mengawal agar setiap kebijakan dan investasi dari Injourney Airports berjalan sesuai regulasi, mengedepankan keselamatan, dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat,” pungkasnya.

 

Peringatan 2 tahun Injourney Airports ini diharapkan menjadi momentum untuk terus berinovasi. Targetnya, bandara-bandara di Indonesia mampu bersaing dengan bandara internasional lain di Asia dan menjadi tumpuan utama konektivitas nasional.

 

Dirgahayu Injourney Airports. Semoga di tahun-tahun mendatang, “Elevating Every Experience” benar-benar terasa oleh seluruh pengguna jasa penerbangan di tanah air.