Tabrakan Motor vs Mobil Pickup di Bitung, Nyawa Pemotor Tak Tertolong

oleh -335 Dilihat
kondisi pasca kecelakaan pemotor vs mobil Pickup di Kota Bitung. (foto istimewa)

BITUNG — Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan S.H. Sarundajang, tepatnya di sekitar Warung Moro Soroboyo, Kelurahan Girian Atas, Kecamatan Girian, Kota Bitung, Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 12.00 Wita. Peristiwa tragis tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha Vega ZR tanpa nomor polisi dan mobil Daihatsu pick up DB 8728 DI.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sepeda motor yang dikendarai lelaki YT dengan penumpang lelaki ASA melaju dari arah barat (Girian) menuju timur (Madidir). Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan tersebut bertabrakan dengan mobil pick up yang dikemudikan lelaki FK, yang datang dari arah berlawanan bersama penumpang lelaki MMNP.

Benturan keras tak terhindarkan. Pengendara sepeda motor, YT, dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, penumpang mobil pick up, MMNP, mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD Manembo-nembo Bitung untuk mendapatkan perawatan medis.

Kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah

Kasat Lantas Polres Bitung, AKP Dwi Dea Angraini, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

“Kami dari Unit Gakkum Satlantas Polres Bitung sementara melakukan penyelidikan. Keterangan saksi dan olah TKP masih kami dalami untuk memastikan kronologi secara utuh,” ujarnya. Sabtu (18/4/2026)

Polisi belum menyimpulkan penyebab kecelakaan. Namun, sejumlah faktor seperti kemungkinan kelalaian pengendara (human error), kondisi kendaraan, hingga situasi di lokasi kejadian menjadi bagian dari pendalaman penyelidikan.

AKP Dwi Dea menegaskan penanganan kasus dilakukan secara profesional dan transparan, dengan tetap mengedepankan aspek kemanusiaan terhadap para korban dan keluarga.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.

“Kami mengimbau pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, serta menjaga kecepatan, terutama di jalur yang rawan kecelakaan,” tambahnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama. Kepolisian mengajak masyarakat untuk terus membangun budaya tertib berlalu lintas guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.