Kebakaran Hanguskan 4 Rumah di Kampung Empang

oleh -193 Dilihat
Petugas Damkar Pemkot Bitung saat memadamkan rumah dibantu warga setempat. (foto istimewa)

BITUNG — Kebakaran yang melanda permukiman warga di Lingkungan IV RT 02, Kelurahan Bitung Timur, Kecamatan Maesa, Jumat (17/4/2026), menghanguskan sedikitnya empat unit rumah hanya dalam waktu singkat.

Peristiwa di kawasan yang dikenal sebagai Kampung Empang itu memicu pertanyaan terkait sumber api serta kesiapan sistem penanggulangan kebakaran di wilayah padat penduduk.

Salah satu korban, Alce Walingkas (53), menyebut api pertama kali terlihat dari salah satu rumah warga dan dengan cepat membesar.

“Api pertama terlihat di rumahnya Roi. Saya langsung berteriak minta tolong. Tapi api sangat cepat membesar, kami hanya bisa menyelamatkan diri,” ujarnya.

Cepatnya perambatan api diduga dipicu oleh kondisi bangunan yang berhimpitan serta material yang mudah terbakar. Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait penyebab pasti kebakaran.

Petugas pemadam kebakaran mengerahkan tiga unit armada, dibantu satu unit dari Pelindo serta mobil tangki air milik Perumda Air Minum Duasudara. Namun, besarnya api membuat sebagian bangunan tidak dapat diselamatkan.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api serta menghitung total kerugian yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya sistem mitigasi kebakaran di kawasan padat, termasuk akses air, jarak antarbangunan, serta kecepatan respons awal saat kebakaran terjadi. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.