Bupati Bolmong “Panggil” Akademisi UNSRAT: SDM Lemah, Pertanian Butuh Solusi Nyata

oleh -258 Dilihat

BOLMONG– Di tengah tekanan sektor pertanian dan tuntutan peningkatan kualitas SDM, Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi membuka pintu kolaborasi dengan akademisi UNSRAT demi mencari solusi konkret, bukan sekadar teori.

Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow mulai mengencangkan strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dengan menggandeng kalangan akademisi.

Hal itu ditandai dengan kunjungan Tim Sosialisasi Program Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Semester Ganjil TA 2026-2027 yang diterima langsung Bupati Yusra Alhabsyi, Kamis (16/4), di Gedung CAT BKPP.

Tim UNSRAT yang dipimpin Prof. Dr. Ir. Johannes E.X. Rogi, M.Si hadir membawa misi memperluas akses pendidikan tinggi, khususnya bagi aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat umum di Bolmong.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Yusra menegaskan bahwa pendidikan tinggi tidak boleh sekadar menjadi simbol gelar akademik, melainkan harus berdampak nyata terhadap peningkatan kapasitas dan karakter SDM.

“Pendidikan bukan hanya soal menambah gelar, tetapi bagaimana meningkatkan pengetahuan dan membentuk karakter,” tegas Yusra.

Sorotan utama dalam pertemuan ini adalah sektor pertanian yang menjadi tulang punggung Bolmong sebagai lumbung pangan. Yusra secara terbuka meminta keterlibatan akademisi untuk menghadirkan solusi berbasis riset yang aplikatif.

“Kita menghadapi tantangan nyata di sektor pertanian. Saya butuh dukungan pemikiran dan solusi praktis dari akademisi,” ujarnya.

Pemkab Bolmong menilai kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi langkah strategis untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat akreditasi program studi yang relevan dengan kebutuhan daerah.

Kegiatan ini ditutup dengan pemaparan program unggulan pascasarjana UNSRAT yang diharapkan mampu melahirkan tenaga ahli dan menjadi motor penggerak pembangunan daerah ke depan.(***)

No More Posts Available.

No more pages to load.