Manado, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sulut, Louis Schramm, geram. Pasalnya, sejumlah Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD dari Fraksi Gerindra yang sebelumnya telah disetujui dan bahkan sudah masuk tahap penganggaran, ‘raib’ di ESDM.
Hal tersebut terungkap dalam Rapat Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Gubernur Tahun 2025 yang digelar di ruang paripurna DPRD Sulut, Selasa (14/4/2026).
“Ada pokir dari legislator Fraksi Gerindra yang hilang, termasuk pokir saya terkait lampu jalan,” ungkap Schramm dalam rapat tersebut.
Ia mengaku heran atas kondisi ini dan mempertanyakan apakah hilangnya pokir tersebut terjadi secara sengaja atau karena faktor lain.
“Pokir ini sudah disetujui, bahkan sudah dianggarkan, tapi tiba-tiba hilang. Setelah dicek, ternyata ada di Dinas ESDM,” tegasnya dengan nada kecewa.
Situasi ini menimbulkan tanda tanya besar, terutama terkait transparansi dan sinkronisasi antara lembaga legislatif dan eksekutif dalam merealisasikan aspirasi masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulut memberikan jawaban singkat. Ia mengaku telah menyampaikan kondisi kegiatan tersebut dalam berbagai rapat, namun enggan merinci lebih jauh.
“Jujur, waktu rapat kami sudah menyampaikan adanya kegiatan tersebut. Namun memang itu yang terjadi dalam dinamika rapat-rapat,” jelasnya.





