Palu – Sebanyak 62 Bintara Polri gelombang I TA. Tahun 2024 resmi dilantik dan berpangkat Brigadir Dua Polisi (Bripda). Hal itu ditandai dengan acara pelantikan dan pengambilan sumpah siswa lulusan pendidikan dan pembentukan Bintara (diktukba) Polri Tahun Anggaran 2024 yang digelar di SPN Polda Sulawesi Tengah, Kamis (11/7/2024)
Yang menarik, prestasi para siswa tersebut merupakan yang terbaik dan paling gigih pada Diklat Polri Tahap I TA. 2024 diraih oleh Bripda Muh. Fahdil Aslam, putra prajurit TNI Serka Farid yang bertugas sebagai Babinsa di Kodim 1306 Kota Palu.
“Saya sangat bersyukur dan bangga bisa meraih gelar ini. Semua ini tidak lepas dari doa dan dukungan keluarga saya, terutama orang tua saya yang selalu mengajarkan saya kedisiplinan dan semangat juang. Saya berharap bisa menginspirasi siswa lain. terus berusaha dan pantang menyerah dalam menggapai cita-citanya,” ujar Bripda Muh. Fahdil Aslam, penuh semangat.
Sementara itu sang ayah, Serka Farid mengungkapkan rasa syukurnya dan mengatakan, “Saya sebagai orang tua sangat bangga dengan prestasi yang diraih Fahdil. Prestasi ini menjadi bukti bahwa kerja keras, didikan Ketua SPN dan para gadik serta doa-doanya tidak akan pernah sia-sia. Saya berharap ia dapat terus memberikan yang terbaik dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota Polri, “kata Serka Farid Babinsa di Kodim 1306 Kota Palu.
Hadir dalam acara pelantikan tersebut, Perwira Utama (PJU) Polda Sulteng, Kasipers 132 Tdl Kolonel Inf. Denny Engel Rupingi, Forkopimda Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Pengurus Bhayangkari Daerah Sulawesi Tengah serta orang tua dan tamu undangan lainnya.
Dalam amanat Diklat Polri yang dibacakan Kapolda Sulteng yang diwakili Wakapolda Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko mengatakan, pelantikan ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian program pendidikan pembentukan Bintara Polri.
“Di momen yang penuh kebahagiaan ini, saya mengucapkan selamat kepada para Bintara Muda Polri atas prestasi yang telah diraih hari ini,” ujar Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko.
Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko berpesan kepada para Bintara Muda Polri untuk memberikan pengabdian terbaiknya kepada institusi Polri, masyarakat, bangsa dan negara. “Keberhasilan ini merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang patut disyukuri dan merupakan jawaban atas doa tulus orang tua dan keluarga,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan, tema pendidikan Polri saat ini adalah “Pendidikan dan Pelatihan yang Melayani Polisi Presisi”. Tema ini dimaksudkan untuk menghasilkan SDM Polri yang unggul sejak awal melalui pendidikan dan pelatihan.
“Standar kompetensi lulusan dan penjabaran kurikulum dimaksudkan untuk mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelas Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko.
Pelantikan ini, kata Brigjen Pol. Soeseno Noerhandoko, merupakan langkah awal dan perjalanan panjang tugas dan karirnya sebagai anggota Polri. Oleh karena itu, mereka harus siap menghadapi tugas yang semakin kompleks dan penuh tantangan seiring berjalannya waktu.
Diakhir sambutannya, Wakapolda Sulteng menegaskan, dalam menjalankan tugasnya harus selalu menjaga nama baik dan kehormatan dirinya, keluarga dan institusinya. Menghindari segala pelanggaran disiplin, pelanggaran kode etik profesi Polri, maupun pelanggaran pidana.
“Menjadi teladan dan teladan dalam kehidupan bermasyarakat, melakukan pendekatan dan memberikan pelayanan yang terbaik serta memberikan solusi terhadap permasalahan yang berkembang, mencegah berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban sosial, guna semakin memantapkan citra positif Polri di mata.” masyarakat,” tutupnya. (*RN)





