Bantah Penyeludupan Rokok, Ci Una: Ada Oknum Rekayasa Chatingan WA Bawa Nama OD

oleh -22779 Dilihat
oleh

MANADO- SUARASULUT.COM– Isu yang beredar lewat beberapa media menyebutkan pengiriman rokok secara ilegal dan chatingan antara Ci Una dan Yundi bea cukai dibantah keras oleh Siti Maimuna Bintaher atau yang lebih dikenal Ci Una.

Menurutnya kepada media Rabu,(14-06/23), isu tersebut semuanya tidak benar, pertama bukti chatingan WA di dalam pemberitaan tersebut yang menyebutkan Gub OD adalah rekayasa, karena dalam chatingan tersebut ada dari Yundi bea cukai ke Yundi Bea Cukai.

“Ini sangat jelas ada yang rekayasa, masa chatinganya dari Yundi bea cukai ke Yundi bea cukai? dalam chatingan tersebut sangat jelas hanya direkayasa oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Memang rencana jahat pastilah tidak akan sempurna sehingga memperlihatkan kesalahan yang fatal.” Ujar Ci Una.

Bukti chetingan diduga di rekayasa.(ist)

Ci Una juga menjelaskan dalam pemberitaan tersebut menyebutkan ada kapal dan dua anak buah kapal (ABK) dan kapal KM Pejuang Devisa sedang ditahan di Filipin, informasi tersebut sangat keliru karena kapal dan kedua ABK sudah berada di Peta dan telah melakukan kegiatan seperti biasa mengekspor ke Filipin.

“Memang ada dua ABK yang di periksa oleh Angkatan Laut Filipin, tapi langsung dilepaskan dan balik bersama kapal KM Pejuang Devisa walaupun sempat tertahan empat hari karena cuaca buruk.” Jelasnya sebelum berangkat Umroh.

Lanjutnya, soal isu penyeludupan rokok, hal itu adalah fitnah. “Kami selalu mengekspor sesuai aturan, tiap melakukan kegiatan diawasi langsung oleh pihak berwajib, kepolisian, bea cukai dan Angkatan Laut. Juga ada ratusan pekerja. Jadi kalo disebut ilegal itu fitnah.” Kata Ci Una.

Terpisah, Leo, petuas Bea Cukai Manado menepis isu penyelundupan rokok ilegal.
“Semua dokumen ekspor lengkap. Terverifikasi dari pabriknya di Malang, lalu Surabaya, kemudian Bitung, masuk Manado, lantas ke Sangihe. Itu semua diperiksa. Nah ilegalnya apa? Di mana?,” urai Leo yang mengaku kaget dengan isu penyelundupan itu.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.