Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Wajib Perizinan Cepat, Jemput Bola Dilarang Menunggu

oleh -52 views
WARNING: Gubernur Olly Dondokambey usai kegiatan North Sulawesi Investmen Forum (NSIF) 2021 di salah satu hotel di Manado, Rabu (06/10/2021).(foto:SSC)


SUARASULUT.COM,MANADO— Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu harus jemput bola. Investasi lebih cepat kalau perizinan kita menjemput bola. Jangan menunggu. Kita harus mencari investor mau berinvestasi di Sulut.

Penegasan ini disampaikan Gubernur Olly Dondokambey pada kegiatan North Sulawesi Investmen Forum (NSIF) 2021 di salah satu hotel di Manado, Rabu (06/10/2021).

“ Wajib jemput bola soal investasi tidak ada lagi istilah duduk berdiam di kantor dengan tumpukan berkas,” tegas Gubernur.

Orang nomor satu di Sulut itu juga terus mengingatkan wajib maju agar investasi di Sulut berjalan baik meski di tengah pandemi.

Lanjut Olly, Pemprov telah melakukan upaya nyata dalam mendukung kelangsungan usaha. Meningkatkan daya saing produk lokal, mendorong kerja sama antar unit ekonomi yang berbeda, termasuk investasi domestik dan asing.

“Sulut berada pada persaingan ketat. Oleh sebab itu perlu dibangun iklim investasi kondusif bagi kelangsungan investasi di Sulut. Tentunya kita bersyukur, karena proses investasi lebih pendek. Strukutur investasi langsung ditandatangani Kementrian Investasi/BKPM. Penyelesaian persoalan investasi lebih sempit,” aku Olly.

“Kita memanfaatkan hal-hal perubahan yang mendasar. Pemerintah mau hadir di tengah-tengah kita. APBD Sulut tidak memungkinkan menopang penuh pembangunan. Karenanya investasi sangat penting bagi kita. Semoga forum ini bisa berdampak bagi investasi di Sulut,” jelas Gubernur.

Sebelumnya Gubernur Olly meninjau pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Manado, juga menyapa para pengunjung.

North Sulawesi Investmen Forum, ikut dihadiri Deputi Penanaman Modal Kementrian Investasi/BKPM Imam Soejoedi, Sekprov Sulut Edwin Silangen, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara, Arbonas Hutabarat, Kepala OJK Sulut, serta pejabat sejumlah pejabat eselon dua Pemprov Sulut.(wal/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.