Hindari Kerumunan Masa di Era Pandemi, PAHAM Memilih Kampanye Virtual

oleh -28 views

SUARASULUT.COM, MANADO — Pasca ditanda tanganinya fakta integritas kampanye bebas covid-19 oleh Paslon nomor urut 4 Paula Runtuwene – Harley Mangindaan, kini paslon Walikota dan Wakil Walikota tersebut mengambil langkah strategis, lebih memilih kampanye secara virtual. Langkah ini diambil untuk kesehatan masyarakat, simpatisan, serta pendukung paslon dengan jargon PAHAM, mengingat situasi pandemi saat ini, menghindari kerumunan orang yang bisa memicu penyebaran covid-19, hingga menimbulkan cluster baru.

Kampanye yang tidak langsung bertatap muka tersebut, akan dimulai pada Rabu 30 September 2020 esok. Untuk menyampaikan visi-misi serta orasi politik, PAHAM memanfaatkan teknologi siaran langsung di sejumlah platform media. Pendukungnya sendiri di-setting berada pada sejumlah lokasi tertentu yang tersebar pada 11 kecamatan di Kota Manado, 1 titik per kecamatan

“Tapi patut digaris-bawahi, pendukung yang akan menyaksikan kampanye PAHAM tetap berpedoman pada protokol masa pandemi,” kata I Gusti Putu Artha dari tim pemenangan PAHAM.

Dalam lokasi yang sudah ditentukan, konstituen yang bisa berada dalam ruangan hanya 50 orang saja. Tempat duduk mereka diatur berjarak maksimal. Untuk masuk ke ruangan itu, pendukung melalui alat pengukur suhu tubuh, menggunakan sanitizer dan wajib bermasker.

Kampanye virtual yang digagas PAHAM sudah ditata sedemikian rupa sehingga bisa menjadi acuan pelaksanaan model kampanye yang sama di lain daerah. Ini adalah model kampanye yang juga bisa menjadi percontohan bagi calon lain. “Kami menargetkan kampanye ini sebagai konsolidasi tim pemenangan di kecamatan dan kelurahan, karena bila dikerjakan sebenarnya konsolidasi memakan waktu berhari-hari tapi lewat kampanye virtual hanya menghabiskan waktu beberapa jam saja,” sebut pria yang pernah bergabung pada tim “Sahabat Ahok” di Pilkada Jakarta lalu.

Model kampanye virtual sendiri telah ditetapkan lewat regulasi yang dirilis KPU. Dalam Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2020, kampanye terbatas, tatap muka dan dialog dilakukan dengan memanfaatkan media sosial dan media daring. Jika hal itu tidak dapat dilakukan, kampanye bisa terlaksana dalam ruangan namun dengan protokol antiCovid-19 yang ketat. (*/Sandy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *