Bangun Sulut Mulai Dari Desa, Ini Salah Satu Konsep CEP-SEHAN Jika Terpilih

oleh -684 views

SUARASULUT.COM, MANADO — Christiany Eugenia Paruntu (CEP) dan Sehan Salim Landjar (SSL) merupakan pasangan calon yang bisa membawa perubahan untuk Sulawesi Utara (Sulut) lima tahun kedepan. Pasangan yang diusung Partai Golongan Karya (Golkar) , PAN, dan Demokrat itu, telah menyiapkan konsep membangun sulut mulai dari perdesaan. Hal ini timbul dari gagasan dua Kepala daerah, yang sama-sama sukses selama dua periode membangun daerah masing-masing.

CEP-SEHAN telah menyiapkan program Rp200 juta per desa, bagi 1.507 desa yang ada di Sulut. “Kita tahu sekarang sumber pendapatan APBDes saat ini hanya bersumber dari dana pusat dan kabupaten saja. Belum ada dari APBD Provinsi. Apabila saya dan Pak Sehan dipercaya masyarakat di 15 kabupaten kota yang ada di Sulut menjadi gubernur dan wakil gubernur. Maka akan ada bantuan keuangan dari provinsi kepada 1.507 desa di Sulawesi Utara, mulai dari Miangas sampai Pinagoluman. Paling tidak setiap desa akan ketambahan Rp 200 juta ke dalam APBDESnya,” ungkap CEP.

Dana segar Rp 200 juta itu, menurut CEP akan ditransfer kepada pemerintah desa dan masuk di dalam APBDes untuk memenuhi kebutuhan operasional pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Bupati Minsel dua periode itu mengatakan pihaknya punya misi membangun Sulut dengan program desa kuat. Anggaran Rp200 juta itu, kata dia coverage-nya lebih dari sekedar operasional. Melainkan juga bisa dimanfaatkan untuk pengembangan desa di segala sektor. “Dan BPD dalam menjalankan fungsinya seperti menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, melakukan pengawasan kinerja kepala desa dan pembahasan peraturan desa dapat memanfaatkan anggaran operasional tersebut. Demikian juga pemerintah desa dapat memanfaatkan anggaran tersebut untuk bidang pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan bidang pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Terpisah Sehan Salim Landjar mengungkapkan APBD merupakan duit rakyat bukan penguasa.“Uang rakyat harus dikembalikan kepada rakyat. Bila saya dan ibu CEP dipercaya memimpin Sulut, maka Sulut harus bangkit dan rakyatnya harus sejahtera,” ujar Landjar.

Seperti diketahui duet CEP-SSL sudah memperhitungkan secara matang berapa alokasi anggaran APBD Propinsi yang akan tersedot dengan program ini dimana mencapai 301 miliar. Alokasi anggaran ini masih sangat realistis mengingat APBD Propinsi Sulut mencapai 4.5 triliun.

Program andalan ini pun langsung memantik apresiasi positif dari banyak kalangan. Utamanya warga pedesaan. “Wah ini program bagus. Pertama kali di Sulut. Selama ini memang tidak pernah ada perhatian lebih dari pemerintah propinsi ke desa-desa. Apalagi dalam pemberian anggaran sebesar itu, ” ungkap Warga Minsel Semuel Sekoh.

Warga yang berprofesi sebagai petani gula aren itu yakin program unggulan duet CEP-SSL akan sangat berdampak positif terhadap pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang tersebar di 1.507 desa di Sulut dari Desa Miangas sampai Pinagoluman. (*/Sandy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *