Pekuburan Jenazah Covid 19, Pemprov Sigap dan Tanggap Siapkan Lahan

oleh -377 Dilihat

SUARASULUT.COM,MANADO– Adanya riak-riak penolakan lahan pekuburan bagi jenazah covid 19, tak membuat Pemprov Sulut kendor.

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Gubernur Olly Dondokambey, tetap optimis terkait  penyediaan atas lahan pekuburan jenazah covid-19. Gubernur, masih berharap agar warga ada kepekaan hati, mampu melihat dengan mata iman, untuk melapangkan dada membuka diri demi kemanusiaan.

Pakai akal sehatlah, jangan tergesa-gesa mengambil keputusan, kalaupun ada kajian yang mendasar sehingga menjadikan alasan penolakan, silahkan saja ber argumen,
hal yang biasa ketika ada pertentangan seperti ini,
pro dan kontra, asalkan jangan ada ricuh disana atau ada selipan kata yang tidak sepantasnya di ucapkan.

Kebijakan Pemprov menetapkan lokasi pekuburan di kecamatan wori, tentu berpijak pada aturan yang ada, termasuk juga telah memikirkan  dampak dan kenyamanan  warga sekitar bukan tidak.

Pemerintah Provinsi berharap ketika ada kejadian seperti ini, Pemerintah setempat pun,  haruslah menjembatani, jangan ada egoistis pribadi, sehingga bukannya meredam tapi lebih memperkeruh  keadaan, kita dalam situasi sulit, sedang bergumul,  kepala harus dingin tanpa emosi dan ciptakan selalu keademan bukan kekacauan.

Karena baik Pemprov dan Pemkab/kota, sama-sama sedang memperjuangkan keberadaan yang tertimpah akibat covid-19.

Untuk Pencapaian tujuan, tentu  sangat di perlukan koordinasi,  sinergitas  dan kolaborasi.

Dengan tetap lestarikan pribahasa ” sitou timou tumou tou ” dan bekerja secara gotong royong atau mapalus.

Hilangkan stigma  seolah olah yang terkena menjadi aib, men just apalagi menolak penguburan jenazah,  mereka telah menderita jangan di tambah lagi penderitaan yang lebih menyakitkan,  menolak apalagi di kampung halaman sendiri, sangat miris tentu dan alasan inilah sehingga Pemerintah Provinsi Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw,
dengan sigap dan tanggap menggelorakan semangat kepada kab/kota  untuk menyediakan lahan milik Pemerintah setempat  menjadikan Pekuburan Jenazah sehingga ketika terjadi penolakan,  sudah ada langkah yang tepat, menampung dilahan yang sudah disiapkan, alhasil terjawablah.

Sebagaimana pernyataan tiga kepala daerah Bupati Minahasa Roy Roring menyediakan lahan pekuburan di kalasey kecamatan Mandolang,  Walikota Manado Vecky Lumentut menyediakan di kaiwatu Kecamatan Mapanget dan walikota Tomohon Jimmy Eman menyediakannya di Tomohon.

Ini peruntukannya bukan hanya  warganya saja,  tapi bagi mereka yang pemakamannya  di tolak.

Pemprov sangat apresiasi kebesaran hati dari ke 3 kabupateb/kota ini,  dan mengajak kepada Pemerintah kabupaten/kota lainnya mencotoh hal serupa, dan  kepada  Masyarakat agar mendukung Kebijakan yang sudah diambil oleh kabupaten/kota masing-masing.

Juga berharap untuk tidak ada penolakan lagi,  terhadap penguburan jenazah , karena pasti menyakitkan bagi keluarga yang teralami,  Ibarat sudah  jatuh,  tertimpa tangga pula.
sadarkah, hal serupa juga dapat terjadi kepada keluarga kita?

Hatilah yang berbicara dan pulihkan Dunia dengan memberlakukan imbauan Pemerintah Jaga jarak, di rumah saja, cuci tangan pakai sabun, pake masker  ketika di luar rumah dan tidak mudik.(wal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.