Bantah Pelayanan Kantor Lumpuh, Ini Yang Dikatakan Kakandepag Manado

oleh -902 Dilihat

Manado, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Manado Hj. Rogaya Udin, S.Pd, M.Pd memberi klarifikasi dan menbantah terkait pemberitaan sejumlah media online terkait pelayanan lumpuh di Kemenag Kota Manado yang bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-50 tahun, pada hari jumat (19/5/2023).

“Hari jumat itu, saya dan pegawai lainnya tetap masuk kantor, dan tetap memberi pelayanan kepada masyarakat khususnya calon jamaah haji di Kota Manado sampai pukul 12.00 siang di Kantor Wali Kota Manado,” tuturnya saat konfrensi pers, Seni (22/5/2023).

“Setelah itu, saya minta ijin untuk menggelar doa tasyakuran di kediaman saya di Bitung. Jadi tetap ada pelayanan di kantor. Karena tidak semua pegawai hadir,” sambung Hj. Rogaya Udin, M.Pd

Lebih jauh Rogayah mengatakan, pihaknya tidak pernah mengarahkan para pejabat dan pegawainya untuk menghadiri tasyakuran ulang tahunnya apalagi membawa hadiah dalam bentuk apapun. Karena dirinya tahu persis, bahwa pelayanan jauh lebih penting.

”Saya tidak pernah memerintahkan atau menyuruh pengawai-pegawai Kementerian Agama Kota Manado untuk memberikan atau membawa hadiah pada ulang tahun saya,”tegas Kepala Kementrian Agama Kota Manado.

Menurutnya, berita yang dimuat pada sejumlah media online itu sama sekali tidak berimbang dan sepihak, karena tidak ada konfirmasi dari pihak Kementerian agama Kota Manado.

“Jadi, saya minta kepada wartawan yang memuat berita tersebut, untuk segera memberi klarifikasi dan hak jawab kepada saya yang menjadi fokus pemberitaan. Jika dalam 24 jam, media yang memuat pemberitaan tersebut, maka kami akan mengambil langkah somasi kepada media-media tersebut,”jelasnya.

Pihaknya tidak pernah secara khusus mengarahkan para pejabat dan ASN Kemenag Kota Manado untuk menghadiri ulang tahunnya yang digelar di kediamannya di Kota Bitung.

“Saya hanya mengundang meraka yang berkesempatan untuk hadir dalam doa tasyakuran atas usia saya ke-50 tahun. Itupun hanya beberapa orang yang hadir. Yang lain itu, adalah saudara-saudara saya yang tinggal di Bitung,”ungkapnya.

Adapun tumpeng dan kue yang ada dalam foto yang beredar di media online kata dia, bukan dari pegawai Kemenag Kota Manado, tetapi dari rekan-rekan organisasinya di Bitung.

“Jadi sekali lagi, saya hanya mengundang untuk makan siang sebagai bentuk rasa syukur saya kepada Allah. Dan saya sama sekali tidak menggunakan uang negara ataupun fasilitas kantor lainnya untuk kepentingan pribadi saya,” tandasnya.

(A.H)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.