URC Polres Sitaro Patroli hingga Larut Malam, Gangguan Kamtibmas dan Miras Jadi Sasaran

SITARO – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus diperkuat jajaran Polres Kepulauan Sitaro. Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Kepulauan Sitaro kembali turun ke lapangan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Jumat (28/8/2026) malam.

Patroli mobile tersebut dipimpin langsung Katim URC Ipda Herry Djalula bersama personel Tim URC Polres Kepulauan Sitaro. Kegiatan menyasar sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi munculnya gangguan kamtibmas, mulai dari penyalahgunaan minuman keras (miras), kriminalitas jalanan, premanisme, hingga tindak pidana C3.

‎Sebelum bergerak, personel terlebih dahulu mengikuti apel pengecekan dan Acara Arahan Pimpinan (AAP) sekitar pukul 21.05 WITA. Dalam arahannya, Ipda Herry menekankan kesiapan personel sekaligus pentingnya tindakan cepat dan terukur dalam mengantisipasi gangguan keamanan pada malam hari.

‎Patroli kemudian bergerak menyisir sejumlah wilayah. Sekitar pukul 22.30 WITA, Tim URC mendapati sekelompok anak muda sedang berkumpul dan mengakses jaringan internet di wilayah Kelurahan Tarorane, Kecamatan Siau Timur.

‎Petugas kemudian memberikan imbauan kamtibmas dan mengingatkan para pemuda agar tidak berlama-lama hingga larut malam di lokasi tersebut guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

‎Patroli berlanjut. Sekitar pukul 23.15 WITA, Tim URC kembali menemukan sekelompok anak muda yang sedang berkumpul sambil mengakses jaringan internet di Kelurahan Tatahadeng, Kecamatan Siau Timur.

‎Kembali, personel memberikan edukasi dan imbauan kamtibmas agar para pemuda menjaga ketertiban serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.

‎Kasat Reskrim Polres Kepulauan Sitaro IPTU Tedd R. Mandagi, S.H mengatakan, patroli KRYD merupakan langkah preventif sekaligus respons cepat kepolisian dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

‎Menurutnya, kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mencegah potensi gangguan sebelum berkembang menjadi tindak kriminal.

“Patroli ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga mengedepankan langkah preventif melalui imbauan dan pendekatan kepada masyarakat, khususnya anak-anak muda,” ujar IPTU Tedd R. Mandagi.

‎Ia menegaskan, personel URC akan terus meningkatkan patroli pada waktu dan lokasi yang dianggap rawan terhadap gangguan kamtibmas.

‎“Sasaran kami jelas, yakni mencegah penyalahgunaan miras, C3, premanisme, kepemilikan sajam, balap liar, serta berbagai bentuk kriminalitas jalanan. Jika ditemukan pelanggaran atau tindak pidana, tentu akan ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

‎Dari hasil patroli malam tersebut, tidak ditemukan adanya tindak pidana C3, kepemilikan senjata tajam, premanisme maupun balap liar. Seluruh sasaran patroli terpantau dalam keadaan aman dan kondusif.

‎Sekitar pukul 23.45 WITA, Tim URC melaksanakan apel konsolidasi setelah memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan terkendali.

‎IPTU Tedd menambahkan, sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga situasi kamtibmas.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Segera laporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu kamtibmas,” pungkasnya. (***)