BOLMONG — Memasuki paruh kedua 2026, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) memperketat pengawasan terhadap realisasi anggaran dan pembangunan agar program pemerintah tidak tersendat hingga akhir tahun.
Langkah itu dibahas dalam Rapat Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Fisik dan Anggaran APBN serta APBD Semester I Tahun Anggaran 2026 yang digelar Bagian Pembangunan Pemkab Bolmong di Ruang Rapat Bupati Bolmong, Lantai II, Senin (24/8/2026).
Rapat tersebut dipimpin langsung Sekretaris Daerah Bolmong, Abdullah Mokoginta, S.H., M.Si.
Evaluasi tidak hanya menyoroti tingkat realisasi fisik dan serapan APBN maupun APBD selama semester pertama, tetapi juga diarahkan pada penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) serta perkembangan 10 proyek strategis pembangunan yang tengah dikerjakan di wilayah Bolmong.
Melalui evaluasi tersebut, setiap perangkat daerah didorong segera mengidentifikasi kendala dan mengambil langkah taktis untuk mempercepat pelaksanaan program pada semester kedua.
Percepatan menjadi penting agar anggaran yang telah dialokasikan dapat benar-benar dikonversi menjadi program dan pembangunan yang manfaatnya dirasakan masyarakat, sekaligus meminimalkan potensi SiLPA yang tidak diperlukan.
Rapat dihadiri Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra, para kepala perangkat daerah, kepala bagian Setda dan Sekwan, seluruh camat, Kasubag Program, serta bendahara pengeluaran dari dinas, badan, bagian dan kecamatan.
Dengan evaluasi secara menyeluruh dan pengawasan yang lebih ketat, Pemkab Bolmong menargetkan pelaksanaan pembangunan serta penyerapan anggaran pada semester II 2026 berjalan lebih optimal, transparan dan akuntabel.(***)
