Meriahkan HUT RI ke-81, PW NU Sulut Gelar Perayaan Bersama Warga dan Lomba Domino Sistem Round Robin

Manado, Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama PW NU Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar kegiatan perayaan bersama masyarakat sekitar sekretariat, Senin, (16/8/2026).

Acara yang berlangsung meriah ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai bentuk penguatan semangat kebangsaan dan kebersamaan di lingkungan NU.

Salah satu kegiatan yang paling disorot adalah lomba permainan ketangkasan Domino khusus untuk pengurus NU.

Uniknya, panitia menggunakan metode Sistem Round Robin, yakni sistem perengkingan berdasarkan raihan poin agregat.

Dalam sistem ini, seluruh peserta terdiri dari 12 pasang saling bertanding tanpa pembagian grup. Masing-masing pasangan memainkan 11 kali putaran untuk meraih poin 7 atau lebih sebagai penanda kemenangan. Hasil raihan dari setiap pertandingan kemudian diakumulasi untuk menentukan peringkat akhir.

Ketua Panitia menyampaikan, sistem ini dipilih agar semua pasangan mendapat kesempatan bertanding secara adil dan merata.

“Dengan round robin, tidak ada yang dirugikan. Semua pasangan ketemu semua. Ini juga melatih mental, strategi, dan kekompakan,” ujarnya.

Setelah 11 putaran penuh adu strategi, berikut hasil akhir lomba Domino PW NU Sulut:

1. H. Rum / H. Hary – 29 poin

2. H. Ulyas / Ramli – 28 poin

3. Enay / Syarif*- 23 poin

4. Eka / Wanto – 21 poin

5. Helmi / Doni – 19 poin

6. Basri / Ridwan – 13 poin

7. Sahrir / Donal- 7 poin

8. Masri / Jono – (-5) poin

9. Budi / Danu- (-9) poin

10. Abdul / Ijun- (-16) poin

11. Anto / Ramli- (-51) poin

12. Agoes / Arifin – (-64) poin

Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan hadiah kepada para juara. Untuk 6 peringkat teratas diberikan hadiah berupa Tiga Bahan Pokok (Tibako) yang terdiri dari Telur Ayam, Minyak Kelapa, dan Gula Putih, ditambah hadiah menarik lainnya.

Tidak hanya untuk pengurus, warga masyarakat di sekitar kompleks sekretariat PW NU Sulut juga dilibatkan dalam berbagai perlombaan rakyat khas 17-an. Lomba anak-anak, ibu-ibu, hingga bapak-bapak digelar dengan penuh tawa dan semangat.

Hadiah yang disiapkan untuk warga pun beragam, mulai dari paket sembako, sabun, snack untuk anak-anak, hingga hadiah menarik lainnya.

 

“Ini wujud syukur kita atas kemerdekaan. Kita ingin merayakannya bersama-sama, tidak hanya pengurus tapi juga warga sekitar. Semoga semangat gotong royong dan persatuan ini terus terjaga,” kata Ketua PW NU Sulut.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk bangsa Indonesia agar terus diberikan kedamaian, persatuan, dan kemakmuran di usia 81 tahun kemerdekaan.

Exit mobile version