Manado, Laga puncak yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Grand Final penentuan ranking 1-2 akan mempertemukan dua pasangan terbaik: H. Rum dan H. Hary vs H. Ulyas dan Ramli.
Pertandingan ini dipastikan menjadi magnet bagi para pecinta olahraga domino, karena mempertemukan dua duet yang sama-sama tampil konsisten sejak babak penyisihan dengan sistem ranking, di Kantor NU Provinsi Sulut, Senin (17/8/2026).
Pasangan H. Rum dan H. Hary melaju ke final dengan permainan solid dan koordinasi yang rapi. Pengalaman H. Rum yang tenang dalam mengatur tempo, dipadukan dengan penempatan baru domino dari H. Hary, membuat mereka sulit dihentikan lawan-lawannya.
Ulyas dan Ramli menunjukkan mental juara. Semangat pantang menyerah dan komunikasi yang kuat di lapangan menjadi kunci mereka menyingkirkan lawan-lawan tangguh.
H. Ulyas dikenal dengan defence yang rapat, sementara Ramli kerap menjadi finisher dengan serangan-serangan cepat.
Kemenangan yang di raih menjadi bukti bahwa kedua pasangan ini memang layak berebut gelar juara.
Grand Final ini bukan hanya soal perebutan piala dan hadiah, tetapi juga gengsi dan pembuktian siapa pasangan terbaik di turnamen kali ini.
“Ini laga final. Semua pasti ingin memberikan yang terbaik. Kami sudah mempersiapkan strategi dan semoga bisa tampil maksimal untuk masyarakat yang sudah mendukung,” ujar salah satu finalis.
Dukungan supporter dari kedua kubu juga diprediksi akan memadati arena. Sorak-sorai dan yel-yel khas dipastikan akan menambah panas suasana pertandingan.
Panitia pelaksana lomba Domino peringati HUT RI ke-81 berharap grand final ini berjalan lancar, sportif, dan menjadi hiburan yang berkesan bagi masyarakat.
“Kami ingin final ini menjadi penutup yang meriah. Semoga kedua pasangan menampilkan permainan terbaik dan menjunjung tinggi sportivitas,” kata Ketua Panitia.
