KOTAMOBAGU – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terus digencarkan Polres Kotamobagu. Kali ini, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Sat Reskrim Polres Kotamobagu turun langsung melakukan patroli mobile kewilayahan pada Sabtu (15/8/2026).
Patroli tersebut dipimpin Kasat Reskrim Polres Kotamobagu, IPTU Ahmad Waafi, S.Tr.K., M.H, bersama personel URC Resmob. Kehadiran polisi menyasar sejumlah lokasi yang dinilai membutuhkan pengawasan lebih guna mencegah potensi gangguan keamanan dan tindak kriminalitas.
Salah satu sasaran patroli yakni kawasan Terminal Serasi Kotamobagu dan Terminal Bonawang, Kelurahan Mongkonai. Di lokasi tersebut, personel melakukan pemeriksaan dan pemantauan terhadap situasi serta masyarakat guna memastikan kondisi tetap aman dan kondusif.
Tak hanya terminal, kawasan pusat pertokoan juga menjadi perhatian personel URC. Polisi melakukan pemantauan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan, mulai dari aksi premanisme hingga tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Kasat Reskrim Polres Kotamobagu IPTU Ahmad Waafi mengatakan, patroli mobile merupakan bagian dari strategi preventif kepolisian untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan sekaligus memastikan masyarakat merasa aman saat beraktivitas.
“Kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif kami untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas dan gangguan Kamtibmas. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, termasuk di kawasan pertokoan yang menjadi salah satu titik aktivitas masyarakat,” ujar IPTU Ahmad Waafi.
Ia menegaskan, patroli tidak hanya dilakukan pada waktu tertentu, tetapi akan terus ditingkatkan terutama pada jam-jam yang dianggap rawan hingga dini hari.
“Kami mengantisipasi segala bentuk gangguan, termasuk premanisme, curat maupun curas. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat memberikan efek pencegahan sekaligus mempercepat respons apabila terjadi gangguan keamanan,” tegasnya.
Menurutnya, menjaga Kamtibmas bukan semata-mata menjadi tugas kepolisian. Partisipasi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk ikut menjaga keamanan lingkungan masing-masing serta tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas. Jika menemukan adanya tindakan yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu keamanan, segera informasikan kepada pihak kepolisian,” pungkasnya.
Patroli URC Sat Reskrim Polres Kotamobagu ini sekaligus menunjukkan komitmen kepolisian untuk hadir di tengah masyarakat. Dengan menyasar lokasi-lokasi yang memiliki aktivitas tinggi dan berpotensi menjadi titik rawan, polisi berupaya memastikan ruang gerak pelaku kejahatan semakin sempit dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan rasa aman.(**)

