Bukan Sekadar Pengibar Bendera, Paskibraka Boltara Didorong Jadi Pelopor Kamtibmas ‎

BOLTARA – Generasi muda tak boleh hanya menjadi simbol masa depan, tetapi harus ikut mengambil peran menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Pesan itu ditegaskan Sat Binmas Polres Bolaang Mongondow Utara (Boltara) saat memberikan pembinaan kepada anggota Paskibraka, Jumat (7/8/2026).

‎Pembinaan yang berlangsung pukul 19.30 hingga 21.30 WITA tersebut mengangkat materi “Peran Generasi Muda dalam Keamanan dan Ketertiban Masyarakat.”

‎Kegiatan dipimpin Kasat Binmas Polres Boltara IPTU Imam Santoso, didampingi personel Sat Binmas Briptu Jeremi Magerite, serta diikuti anggota Paskibraka dan para pembina.

‎Di hadapan para calon pengibar Sang Saka Merah Putih, polisi menegaskan bahwa persoalan keamanan bukan semata-mata menjadi tugas kepolisian. Generasi muda juga memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga suasana tetap aman, tertib dan kondusif.

‎Polisi turut mengingatkan peserta agar tidak menjadi bagian dari penyebaran informasi palsu. Hoaks, provokasi dan informasi yang tidak terverifikasi dinilai dapat memicu keresahan bahkan perpecahan di tengah masyarakat.
‎Tak hanya soal media sosial, Sat Binmas juga menyoroti penggunaan knalpot brong atau racing yang dinilai dapat mengganggu kenyamanan warga dan berpotensi memicu gangguan kamtibmas.

‎“Generasi muda bukan hanya sebagai penerus bangsa, tetapi juga memiliki peran penting dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing. Kami mengajak para anggota Paskibraka untuk menjadi contoh yang baik bagi teman-temannya, bijak menggunakan media sosial, tidak mudah terprovokasi informasi yang belum tentu benar, serta berani mengambil bagian dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib,” ujar IPTU Imam Santoso.

‎Ia menegaskan, pembinaan terhadap generasi muda merupakan bagian dari strategi Polri membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menanamkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kamtibmas sejak dini.
‎“Keamanan yang baik tidak dapat terwujud hanya dengan mengandalkan kepolisian. Dibutuhkan kerja sama, kepedulian, dan kesadaran bersama,” tegasnya.

‎Kegiatan berlangsung interaktif. Para anggota Paskibraka tidak hanya menerima materi, tetapi juga diberi ruang berdiskusi dan menyampaikan pandangan mengenai persoalan remaja, media sosial serta berbagai isu yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat.

‎Melalui pembinaan tersebut, Sat Binmas berharap anggota Paskibraka tidak sekadar menjalankan tugas sebagai pengibar bendera, tetapi juga mampu menjadi teladan, pelopor disiplin dan penyampai pesan positif di lingkungan pergaulan maupun masyarakat.

‎Kegiatan yang merupakan bagian dari pembinaan generasi muda tersebut berakhir pukul 21.30 WITA. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan kondusif.(***)

Exit mobile version