BOLTARA – Kepanikan menyelimuti Jembatan Bintauna Pantai, Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Selasa (28/7/2026) pagi. Seorang perempuan diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan melompat ke sungai dari atas jembatan, namun berhasil diselamatkan berkat aksi heroik warga yang bergerak cepat.
Korban diketahui bernama Inang, warga Desa Paku, Kecamatan Bolangitang Barat.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, sekitar pukul 09.30 WITA korban menumpang mobil angkutan umum mikro DB 1509 HK yang dikemudikan Erwin Masuara dari Boroko menuju Kotamobagu.
Saat kendaraan melintasi Jembatan Bintauna Pantai, korban meminta sopir menghentikan kendaraan dengan alasan merasa pusing dan ingin muntah. Namun, beberapa detik setelah turun dari mobil, korban melemparkan uang beserta kartu ATM kepada sopir, lalu berlari menuju pagar jembatan dan diduga langsung melompat ke aliran sungai dengan ketinggian sekitar enam meter.
Peristiwa itu membuat warga di sekitar lokasi sontak berteriak meminta pertolongan.
Tanpa menunggu lama, Rahim Ningalo dan Han Korompot yang sedang berada di sungai segera mengarahkan perahu menuju lokasi jatuhnya korban. Setelah melakukan pencarian, korban ditemukan hanyut sekitar 70 hingga 80 meter dari titik awal sebelum akhirnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Evakuasi berlangsung dramatis. David Daeng Malaja, Tutun Sasahan, dan Aduso Leawao turut membantu mengangkat korban dari perahu sebelum membawanya ke Puskesmas Bintauna Pantai untuk mendapatkan penanganan medis.
Mendapat laporan kejadian tersebut, personel Polsek Bintauna langsung turun ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, mengumpulkan keterangan, serta berkoordinasi dengan pihak tenaga kesehatan.
Hasil pemeriksaan awal dokter menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Saat menjalani observasi medis, korban dalam kondisi sadar dan masih menjalani perawatan.
Dari penyelidikan sementara, kepolisian menduga peristiwa tersebut dipicu persoalan pribadi. Namun, motif pasti masih didalami melalui pemeriksaan lanjutan dan koordinasi dengan pihak keluarga.
Kapolsek Bintauna, IPTU Rommy Tapada, memberikan apresiasi kepada warga yang tanpa ragu mempertaruhkan waktu dan tenaga demi menyelamatkan korban.
”Respons cepat masyarakat menjadi faktor utama sehingga korban berhasil diselamatkan. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah memberikan pertolongan. Saat ini kami masih melakukan pendalaman terkait latar belakang kejadian dan berkoordinasi dengan keluarga agar korban memperoleh pendampingan yang dibutuhkan,” ujar IPTU Rommy Tapada.
Ia juga mengimbau masyarakat yang sedang menghadapi persoalan hidup agar tidak memendam masalah sendirian. Menurutnya, dukungan keluarga, tokoh masyarakat, tokoh agama, maupun pihak terkait dapat menjadi jalan keluar sehingga persoalan tidak berujung pada tindakan yang membahayakan keselamatan diri.
Polsek Bintauna memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi korban serta melanjutkan proses penyelidikan sesuai prosedur yang berlaku.(***)
