MANADO–Pemerintah Kota Manado kembali menggenjot pembenahan sistem kebersihan dengan mengevaluasi secara menyeluruh distribusi petugas hingga penggunaan armada pembersih jalan agar penanganan sampah semakin efektif.
Wali Kota Manado Andrei Angouw kembali memimpin rapat teknis lanjutan terkait penanganan kebersihan bersama jajaran kecamatan. Kali ini, pembahasan melibatkan Kecamatan Wenang dan Kecamatan Sario yang berlangsung di ruang rapat Wali Kota, didampingi Sekretaris Kota dr. Steaven Dandel, M.Ph.
Hadir dalam rapat tersebut Camat Wenang Robert Dauhan dan Camat Sario Jeremia Sampul bersama para Kepala Seksi Kebersihan dari masing-masing kecamatan.
Rapat difokuskan pada evaluasi kondisi kebersihan lingkungan, sistem penanganan sampah, ketersediaan armada berupa truk dan motor sampah, hingga jumlah personel penyapu jalan di setiap wilayah.
Salah satu keputusan penting yang dihasilkan adalah penyesuaian jumlah penyapu jalan pada ruas yang telah dilayani kendaraan road sweeper. Jalur yang dapat dibersihkan menggunakan kendaraan tersebut akan membutuhkan lebih sedikit petugas dibanding ruas jalan yang masih mengandalkan penyapuan manual.
Menurut Wali Kota, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan kebersihan tanpa mengurangi kualitas penanganan di lapangan.
Selain mengevaluasi sistem kerja, Andrei Angouw juga memeriksa secara rinci data setiap penyapu jalan, mulai dari identitas petugas, lokasi penugasan, hingga panjang ruas jalan yang menjadi tanggung jawab masing-masing. Evaluasi ini dilakukan agar pembagian beban kerja lebih proporsional sekaligus memperhatikan kemampuan para petugas.
Rapat juga membahas kesiapan sarana pendukung kebersihan, seperti blower, vacuum, sapu jalan, serta perlengkapan lainnya. Pemerintah Kota Manado juga menyiapkan rompi bagi petugas penyapu jalan dan tim pembersih gorong-gorong sebagai bagian dari peningkatan dukungan operasional.
Pemkot Manado menargetkan kebersihan kota tetap terjaga setiap hari, terutama di kawasan jalan protokol dan titik-titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.(***)

