Begini Hasil RDP Komisi III DPRD Sulut dengan PLN

Manado, Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PT PLN (Persero) untuk membahas percepatan pelayanan dan pemerataan kelistrikan di Sulut, termasuk wilayah kepulauan yang selama ini jadi keluhan warga. Dari forum ini, Komisi III mengungkap ada sejumlah “kabar baik” yang sedang diupayakan PLN.

RDP berlangsung di Ruang Komisi III, Gedung Cengkeh, Manado, Senin (1/7/2026). Rapat dipimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Sulut Berty Kapojos, didampingi Sekretaris Komisi Yongkie Limen dan Anggota Komisi Amir Liputo.

PLN Paparkan Program Pelayanan & Pemerataan Listrik, Hadir mewakili PT PLN:
1. Roland Sibueya selaku Asisten Manajer Perencanaan UP3 Manado
2. Wahidin sebagai Senior Manajer Perencanaan Sistem Kelistrikan
3. Deky Leo selaku Manajer Perencanaan Sistem Kelistrikan

Dalam pemaparannya, tim PLN menjelaskan progres program pemerataan listrik, penguatan sistem kelistrikan Sulut, hingga rencana perluasan jaringan ke wilayah 3T dan kepulauan. PLN juga memaparkan strategi mengurangi pemadaman bergilir dan meningkatkan rasio elektrifikasi.

Ketua Komisi III Berty Kapojos menegaskan RDP ini digelar agar program PLN benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin dengar langsung program PLN yang menyentuh warga. Terutama daerah kepulauan yang masih sering gelap gulita atau pakai diesel mandiri,” ujar Berty.

Ia menyebut Komisi III mencatat beberapa kabar baik dari PLN, seperti rencana penguatan jaringan, penambahan gardu, dan skema listrik berbasis energi baru terbarukan untuk pulau-pulau kecil. Komisi III mendorong PLN mempercepat eksekusi agar warga tidak menunggu terlalu lama.

Sekretaris Komisi Yongkie Limen menekankan pentingnya keadilan energi. Menurutnya, Sulut tidak bisa disebut maju kalau daerah kepulauan masih minim listrik.

Sementara Amir Liputo menyoroti tarif dan keandalan layanan. Ia meminta PLN menjamin listrik di kepulauan tidak hanya “menyala”, tapi juga stabil dan terjangkau.

Dari RDP ini, Komisi III menangkap beberapa kabar baik yang diungkap PLN:
1. Penguatan sistem kelistrikan Sulut lewat penambahan jaringan dan gardu untuk mengurangi pemadaman.
2. Pemerataan listrik kepulauan masuk program prioritas, dengan opsi EBT seperti PLTS dan PLTMH.
3. Perencanaan lebih detail berbasis data agar pembangunan jaringan tepat sasaran dan tidak mubazir.

PLN juga menyatakan terbuka menerima aspirasi DPRD yang masuk lewat reses, agar proyek kelistrikan bisa disinkronkan dengan kebutuhan riil desa.

Berty Kapojos menutup RDP dengan komitmen Komisi III akan terus mengawal realisasi program PLN.

“RDP hari ini bukan akhir. Kami akan cek langsung ke lapangan apakah kabar baik ini benar-benar dirasakan warga,” tegasnya.

Komisi III berharap sinergi DPRD-PLN bisa membuat Sulut, termasuk wilayah kepulauan, segera terang benderang dan berdaya saing.

Exit mobile version