Juni 4, 2026

KRI Selar 879 Merapat di Tahuna, TNI AL Perkuat Pengamanan Laut Perbatasan Sangihe

FB_IMG_1780582452182

SANGIHE– Tingginya tantangan kawasan perbatasan, kehadiran KRI Selar 879 di Tahuna menjadi sinyal tegas penguatan pertahanan laut Indonesia di gerbang utara Sulawesi.

Kapal Republik Indonesia (KRI) Selar 879 sandar di Pelabuhan Laut Nusantara Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kamis (4/6/2026), membawa pesan strategis bagi penguatan keamanan wilayah perbatasan negara.

Kedatangan kapal perang tersebut merupakan bagian dari kunjungan kerja Laksamana Pertama TNI Endra Hartono, S.H., M.Han., selaku Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Koarmada II di wilayah Kepulauan Sangihe.

Sebagai kabupaten kepulauan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Sangihe dinilai memiliki posisi vital dalam sistem pertahanan dan keamanan maritim nasional. Kehadiran langsung Danguspurla Koarmada II di wilayah ini mempertegas komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga stabilitas kawasan laut perbatasan sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor.

Kunjungan tersebut disambut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kepulauan Sangihe. Bupati Michael Thungari bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari hadir menyambut kedatangan rombongan bersama Danlanal Tahuna Kolonel Laut (P) Hadi Subandi, Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Abdul Kholik, serta unsur pemerintahan dan aparat penegak hukum lainnya.

Pertemuan berlangsung di ruang VIP KRI Selar 879 dan menjadi forum strategis membahas pengawasan wilayah laut, perlindungan nelayan, hingga kesiapan unsur pertahanan di kawasan perbatasan.

Tak hanya agenda keamanan, kunjungan juga diisi aksi sosial. TNI AL menyalurkan paket sembako kepada nelayan Kepulauan Sangihe sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat pesisir yang selama ini berada di garis depan kawasan laut perbatasan.(***)