BITUNG — Polda Sulawesi Utara melalui Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Dit Polairud) menggelar pelatihan rescue bagi jajaran kepolisian di wilayah hukum Polda Sulut.
Kegiatan yang difokuskan bagi personel Polairud itu berlangsung selama tiga hari, sejak 21 hingga 23 Mei 2026, di Kelurahan Batu Putih Bawah, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung.
Pelatihan tersebut diikuti sebanyak 130 personel yang berasal dari berbagai Polres di wilayah hukum Polda Sulawesi Utara. Para peserta dibagi dalam 13 kelompok, dengan masing-masing kelompok terdiri dari 10 personel.
Direktur Polisi Perairan dan Udara Bayuaji Yudha Prajas mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemampuan teknis dan kesiapsiagaan personel dalam menjalankan tugas penyelamatan maupun penanganan situasi darurat di lapangan.
“Sebanyak 13 kelompok yang terdiri dari 10 orang personel setiap kelompok dari berbagai Polres yang tersebar di wilayah hukum Polda Sulawesi Utara,” ujar Bayuaji saat ditemui awak media di sela kegiatan pelatihan di kawasan konservasi alam Tangkoko, Kamis (21/5/2026).
Menurutnya, pelatihan rescue tersebut tidak hanya menjadi agenda rutin peningkatan kapasitas personel, tetapi juga sebagai sarana penyegaran kemampuan serta penguatan soliditas antaranggota Polairud di Sulawesi Utara.
Dalam kegiatan itu, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas didampingi Wakil Direktur Polairud Denny Tompunu. Ia menegaskan, seluruh peserta akan mendapatkan berbagai materi pelatihan yang berkaitan dengan teknik penyelamatan, penanganan keadaan darurat, hingga peningkatan respons cepat dalam operasi kepolisian di wilayah perairan dan pesisir.
“Ada banyak materi pelatihan yang akan dilaksanakan selama tiga hari dalam kegiatan ini. Ini menjadi bentuk penyegaran dan merefresh keilmuan setiap individu personel polisi,” katanya.
Selain materi pelatihan rescue, Dit Polairud Polda Sulut juga menggelar kegiatan sosial bersama masyarakat di sekitar lokasi pelatihan. Salah satunya melalui agenda nonton bareng bersama warga dan anak-anak setempat yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam.
Kegiatan tersebut diisi dengan pemutaran film bertema dunia anak dan ruang kreatif sebagai bentuk pendekatan humanis kepolisian kepada masyarakat.
Pelatihan rescue ini diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme personel Polairud Polda Sulut dalam menghadapi berbagai tantangan tugas, khususnya operasi penyelamatan di wilayah perairan Sulawesi Utara yang memiliki karakteristik geografis kepulauan dan kawasan pesisir yang luas. (***)
