Rusunawa “Bhineka Tunggal Ika” Manado Dikebut, 44 Unit Hunian Siap Dibangun Target Rampung Maret 2027

MANADO– Kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait ke Paniki Dua, Manado, menandai percepatan pembangunan Rusunawa yang digadang menjadi solusi darurat krisis hunian layak bagi warga berpenghasilan rendah di perkotaan.

Pemerintah Kota Manado bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI meninjau langsung lokasi rencana pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Kelurahan Paniki Dua, Kecamatan Mapanget, Jumat, 10 April 2026.

Peninjauan tersebut dipimpin Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang, bersama Wakil Gubernur Sulawesi Utara Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H., serta Menteri PKP Maruarar Sirait.

Dalam pemaparan, Pemerintah Kota Manado bersama Dirjen Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Dr. Sri Haryati, S.Pi., M.Si., menyampaikan bahwa Rusunawa akan dibangun di atas lahan sekitar 3.200 meter persegi dengan 44 unit hunian tipe 36.

Bangunan tiga lantai tersebut akan dilengkapi dua kamar tidur, ruang tamu, ruang makan, dapur, dan kamar mandi pada setiap unit. Fasilitas pendukung juga disiapkan, termasuk taman bermain anak, ruang serbaguna, serta unit ramah disabilitas.

Proyek ini direncanakan mulai dikerjakan pada tahun anggaran 2026–2027 dengan masa konstruksi sekitar 10 bulan setelah kontrak ditandatangani, dan ditargetkan rampung pada Maret 2027.

Dalam kunjungan itu, Menteri PKP Maruarar Sirait juga menyatakan dukungan pribadi sebesar Rp200 juta untuk pembangunan fasilitas olahraga berupa lapangan futsal di kawasan Rusunawa tersebut.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Manado dr. Steaven Dandel, MPH., dan Kepala Dinas Perkim Kota Manado Peter Eman, S.T., M.T., yang mendampingi rangkaian peninjauan serta dialog dengan penghuni Rusunawa di sekitar lokasi.(***)