Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan LPG 3 Kg di Kotamobagu Aman dan Terpantau

KOTAMOBAGU—Menanggapi pemberitaan dan keluhan warga terkait kelangkaan LPG bersubsidi 3 kg di sejumlah pangkalan di Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan bahwa distribusi LPG subsidi terus dipantau secara aktif dan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pertamina Patra Niaga mencatat adanya peningkatan kebutuhan LPG 3 kg menjelang akhir tahun, yang berdampak pada cepatnya penyerapan di tingkat pangkalan. Untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, Pertamina Patra Niaga melakukan koordinasi intensif dengan Agen LPG serta Hiswana Migas guna menegaskan kembali pola penyaluran LPG subsidi agar tepat sasaran, khususnya untuk rumah tangga, usaha mikro, petani, dan nelayan.

Sesuai Peraturan Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM, penyaluran LPG 3 kg dari pangkalan ke pengecer atau sub-pangkalan masih diperbolehkan maksimal 10 persen dari alokasi pangkalan. Dalam pelaksanaannya, penyaluran di pangkalan tetap menggunakan NIK rumah tangga, meskipun setelah diterima LPG tersebut berpotensi dijual kembali di warung milik warga. Ketentuan ini menjadi bagian dari mekanisme distribusi yang diatur pemerintah dan terus diawasi pelaksanaannya di lapangan.

Sebagai langkah konkret menjaga ketersediaan pasokan, Pertamina Patra Niaga telah menyalurkan extra dropping LPG 3 kg di Kotamobagu hingga 133 persen dari alokasi harian selama Desember 2025. Penambahan pasokan ini ditujukan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi sekaligus menstabilkan distribusi di tingkat pangkalan.

Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menyampaikan “Pertamina Patra Niaga fokus memastikan LPG 3 kg tersedia di pangkalan resmi dan dapat diakses oleh masyarakat yang berhak. Penambahan pasokan sudah dilakukan, dan pengawasan distribusi terus diperkuat bersama agen serta Hiswana Migas. Setiap indikasi penyaluran yang menyimpang akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan.”

Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kg langsung di pangkalan resmi guna mendapatkan harga sesuai HET dan pasokan yang terjamin. Apabila masyarakat mengalami kendala pembelian, menemukan pangkalan kosong, atau mendapati indikasi penjualan di atas ketentuan, laporan dapat disampaikan melalui Pertamina Call Center (PCC) 135 yang aktif 24 jam. Setiap laporan akan menjadi dasar pengawasan lanjutan demi menjaga distribusi LPG subsidi tetap tertib dan tepat sasaran.(*/Red)