Kapolres Kotamobagu Gerakkan Personel, Pembangunan Jembatan Gantung di Lobong Dimulai

oleh -822 Dilihat

KOTAMOBAGU — Sinergitas TNI–Polri dan masyarakat kembali menjadi pemandangan membanggakan di Kabupaten Bolaang Mongondow.

Pada Senin (8/12/2025), puluhan personel dari Polres Kotamobagu, Kodim 1303 Bolmong, bersama aparat desa dan warga Lobong, Kecamatan Passi, turun langsung dalam kerja bakti pembangunan jembatan gantung yang akan membuka akses warga dari keterisolasian.

Kegiatan gotong royong ini berlangsung sejak pagi, dipimpin Kabag Ops Polres Kotamobagu Kompol Jendri Lewan, SE atas perintah Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto, SIK, MH.

Turut hadir Kapolsek Passi dan Sangadi Desa Lobong, yang bersama masyarakat memadati lokasi pembangunan dengan semangat kebersamaan.

Selama bertahun-tahun, masyarakat Desa Lobong menghadapi keterbatasan infrastruktur yang membuat mobilitas mereka terhambat.

Jembatan yang dibangun ini akan menjadi jalur vital bagi aktivitas harian, mulai dari petani yang hendak ke kebun, siswa yang berangkat ke sekolah, hingga warga yang membutuhkan akses layanan sosial dan kesehatan.

“Ini adalah bentuk nyata kepedulian Polri bersama TNI terhadap kebutuhan riil masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan,” ujar Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto.

Menurutnya, kehadiran aparat tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk terus merawat nilai kebersamaan.

Di lokasi kerja bakti, seluruh unsur tampak kompak. Personel TNI–Polri mengangkat material bersama warga, memasang tiang, hingga menata fondasi jembatan gantung yang nantinya menjadi penghubung utama desa. Semangat gotong royong menjadi kekuatan terbesar dalam menyelesaikan pekerjaan yang selama ini sangat dinantikan masyarakat.

Sangadi Desa Lobong menyampaikan apresiasi tinggi atas keterlibatan aparat keamanan yang menurutnya membawa dampak besar, baik secara fisik maupun moral bagi warganya.

Kapolres menambahkan, jembatan gantung yang dibangun bukan hanya sekadar infrastruktur, tetapi simbol kolaborasi dan kepedulian. Ia berharap fasilitas ini dapat dijaga bersama agar manfaatnya terus dirasakan dalam jangka panjang.

“Jembatan ini kami bangun untuk menunjang aktivitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap warga terus menjaga dan merawatnya demi kepentingan bersama,” tegasnya.

Dengan selesainya pembangunan jembatan gantung ini, masyarakat Desa Lobong kini melihat harapan baru. Akses yang terbuka menjadi langkah penting menuju peningkatan kualitas hidup, sekaligus cerminan eratnya sinergi TNI, Polri, dan masyarakat dalam membangun daerah. (**)

No More Posts Available.

No more pages to load.