Kondusif! Kerukunan Kembali Bersemi di Watuliney dan Molompar Pasca-Insiden

oleh -1262 Dilihat

SUARASULUT.COM, Ratahan – Situasi di Desa Watuliney dan Molompar, Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), dilaporkan berangsur kondusif menyusul respons cepat dan kesiapsiagaan dari aparat keamanan dan pemerintah daerah.

Warga, tokoh agama, dan pemerintah desa secara terbuka menyampaikan apresiasi mendalam atas upaya yang telah dilakukan untuk memulihkan ketertiban pasca-insiden yang terjadi pada 30 November lalu.

Ketua BPMJ Gmim Silo Watuliney Pdt Femy Tiow mengatakan, Keberadaan aparat keamanan di lokasi menjadi kunci utama dalam meredam potensi konflik.

“Sampai saat ini masih banyak petugas keamanan, sehingga situasi berangsur kondusif. Terima kasih untuk respon cepat dari pihak keamanan dan pemerintah atas kejadian tanggal 30 November kemarin,” ujar Tiow, saat menghadiri konferensi pers di aula Mapolres Mitra. Selasa (2/12/2025).

Sementara itu, pesan kerukunan juga diserukan dengan nuansa kehangatan khas persaudaraan oleh Imam masjid Rahman Molompar Induk Munawir Bokingo. Ia berpesan agar masyarakat tetap menjaga tali silaturahmi dan lebih menahan diri.

“Nanti kami serbu di Hari Natal, siapkan kue menteganya,” ujar Munawir dengan nada berkelakar yang mencerminkan kedekatan antar-umat beragama.
Candaan ini seolah menjadi simbol bahwa persatuan dan tradisi saling mengunjungi jauh lebih kuat daripada insiden sesaat.

Hukum Tua desa Molompar Suaib Basso mengatakan, pemerintah desa juga wajib berperan aktif dalam menjaga situasi. Ia kemudian mengeluarkan imbauan tegas kepada warganya. “Masyarakat jangan sampai memprovokasi atau terprovokasi, tetap jaga kerukunan dan kedamaian,” katanya.

Himbauan ini menekankan pentingnya sikap dewasa dan menolak segala bentuk upaya adu domba demi mempertahankan harmoni yang telah terjalin lama.

Dengan sinergi antara aparat keamanan, tokoh agama, dan pemerintah desa, harapan untuk menjaga toleransi dan kerukunan di Watuliney dan Molompar kini kembali menguat, menjadikannya contoh bagi wilayah lain dalam mengedepankan persatuan di atas segalanya.(***)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.