Lurah Muda Santiago Tri Rizki Lahinda: HSP Kali Ini Adalah Seruan Pemuda Jadi Motor Penggerak Persatuan!

oleh -651 Dilihat
Lurah Santiago, Kecamatan Tahuna Tri Rizki Lahinda, S.STP Mengucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-97, Tahun 2025

Sangihe, SuaraSulut.com Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-97 pada 28 Oktober 2025 disambut dengan semangat optimisme oleh Lurah Santiago, Tri Rizki Lahinda, S.STP. Sebagai sosok pemimpin muda yang baru mengemban amanah, ia memaknai tema nasional “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu” sebagai panggilan kolektif untuk aksi nyata yang dimulai dari lingkungan terdekat.

Tri Rizki Lahinda, yang resmi dilantik memimpin Kelurahan Santiago di Kecamatan Tahuna pada 25 September 2025 lalu, merupakan salah satu figur aparatur muda di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Sub Bagian (Kasubag) Protokol pada Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (PRO-KOPIM) Setda Sangihe.

Menurutnya, momentum Sumpah Pemuda tahun ini memiliki relevansi kuat dengan kondisi zaman yang menuntut kaum muda untuk menjadi subjek, bukan hanya objek pembangunan.

“Tema ‘Pemuda Pemudi Bergerak’ bukan sekadar slogan, tapi sebuah keharusan,” ujar Rizki Lahinda saat ditemui pada Senin (27/10/2025). “Saya melihat ini sebagai energi. Di era sekarang, ‘bergerak’ berarti kita harus proaktif, inovatif, dan adaptif. Pemuda tidak bisa lagi pasif menunggu, tapi harus menjadi inisiator solusi di tengah masyarakat,” tegasnya.

Sebagai Lurah yang juga merepresentasikan generasi muda, Rizki berkomitmen untuk menjadikan Kelurahan Santiago sebagai wadah bagi ide-ide kreatif pemuda. Baginya, semangat Sumpah Pemuda 1928 adalah bukti bahwa gerakan kolektif pemuda memiliki daya ubah yang luar biasa.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya frasa kedua dari tema nasional, yakni “Indonesia Bersatu”

“Tantangan seberat apapun, mulai dari isu sosial, ekonomi, hingga kebersihan lingkungan, tidak akan bisa kita selesaikan sendiri-sendiri. Di sinilah makna ‘Indonesia Bersatu’ kita terapkan mulai skala kelurahan,” jelasnya.

Ia memberikan statemen positif bahwa persatuan adalah modal sosial terbesar bangsa yang harus dirawat dari level paling bawah.

“Sumpah Pemuda mengajarkan kita bahwa persatuan lahir dari kesadaran untuk meleburkan perbedaan demi tujuan yang lebih besar. Di Santiago, saya mengajak seluruh pemuda-pemudi, mari kita rajut persatuan itu,” serunya.

“Lupakan perbedaan pandangan yang tidak produktif. Mari kita ‘bergerak’ bersama dalam satu barisan yang ‘bersatu’ untuk membangun Kelurahan Santiago dan Kabupaten Kepulauan Sangihe yang kita cintai ini,” tutupnya.

Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-97!

(Erick Sahabat)

No More Posts Available.

No more pages to load.