Kantor Pertanahan Sangihe Jadi yang Pertama di Sulut Selesaikan Residu 2017-2024

oleh -1150 Dilihat

Sangihe, SuaraSulut.com Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Kepulauan Sangihe mencatat prestasi gemilang dengan menjadi Kantor Pertanahan pertama di Sulawesi Utara yang berhasil menyelesaikan seluruh residu, atau tumpukan berkas terkait pertanahan yang belum tuntas, periode 2017-2024. Pencapaian ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sulawesi Utara.

​Apresiasi tersebut disampaikan dalam rapat daring bertajuk “Senin Ceria” pada Senin, 15 September 2025. Kepala Bidang Penetapan Hak dan Pendaftaran Kanwil BPN Sulawesi Utara, Herianto Aritonang, memberikan ucapan terima kasih dan penghargaan khusus atas komitmen serta kerja keras jajaran Kantor Pertanahan Sangihe.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Menjadi yang pertama dalam penyelesaian residu ini adalah capaian luar biasa yang patut menjadi contoh bagi kantor lainnya,” ujar Herianto

​Penyelesaian residu ini merupakan bagian dari program strategis Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN yang bertujuan menata administrasi pertanahan, memberikan kepastian hukum, dan meningkatkan kualitas pelayanan. Keberhasilan ini menunjukkan dedikasi pegawai Kantor Pertanahan Sangihe yang tetap konsisten bekerja, bahkan di tengah tantangan geografis sebagai daerah kepulauan.

​Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Raynold Alex Mukau, menyatakan rasa bangganya. Menurutnya capaian ini adalah hasil kerja bersama seluruh pegawai.

“Kami berharap momentum ini dapat memacu semangat untuk terus memberikan pelayanan pertanahan terbaik,” jelas Mukau

​Dengan prestasi ini, Kantor Pertanahan Sangihe berkomitmen untuk terus mendukung visi Kementerian ATR/BPN dalam mewujudkan layanan pertanahan yang transparan, akuntabel, dan responsif. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepastian hukum dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

(***/Erick Sahabat)

No More Posts Available.

No more pages to load.