Di tengah gemuruh ombak yang membelai bibir pantai Kepulauan Sangihe, sebuah prestasi membanggakan kembali diukir. Bukan sekadar penghargaan sesaat, melainkan sebuah jejak komitmen yang telah terukir selama lebih dari satu dekade.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) untuk kesebelas kalinya secara berturut-turut. Ini adalah bukti nyata dedikasi tak tergoyahkan dalam mengelola anggaran publik tahun 2024, demi kesejahteraan seluruh masyarakat Tampungang Lawo.
Pada Kamis, 19 Juni 2025, suasana kebanggaan menyelimuti momen penyerahan predikat WTP tersebut. Kepala BPK Perwakilan Sulawesi Utara, Bombit Agus Mulyo, secara langsung menyerahkan penghargaan prestisius ini kepada Bupati Sangihe yang baru, Michael Thungari, S.E., M.M., didampingi oleh Ketua DPRD Sangihe, Ferdy Sondakh. Sebuah sinergi harmonis antara eksekutif dan legislatif yang menjadi kunci keberhasilan ini.
“Hasil ini bukan berarti tak ada catatan. Namun selama tidak mengganggu penyajian keuangan,” ujar Bombit Agus Mulyo di sela-sela penyerahan. Pernyataan ini menegaskan bahwa WTP bukanlah titik akhir, melainkan puncak dari proses perbaikan berkelanjutan. Apresiasi BPK yang telah diberikan selama sebelas tahun berturut-turut ini menjadi penanda keseriusan dan ketekunan Pemerintah Kabupaten Sangihe dalam menata keuangan daerah. Ini adalah pengakuan atas kerja keras seluruh jajaran, lintas kepemimpinan, yang telah mendedikasikan diri untuk prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Predikat WTP bukan hanya sekadar label. Ia adalah cerminan dari tata kelola keuangan yang sehat, tertib, dan efisien. Ini berarti setiap rupiah anggaran publik telah dibelanjakan sesuai peruntukannya, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada rakyat. Bagi masyarakat Sangihe, ini adalah jaminan bahwa sumber daya daerah dikelola dengan integritas tinggi, demi pembangunan yang berpihak pada kepentingan umum.
Bupati Michael Thungari, dengan kerendahan hati, menyampaikan rasa syukurnya. Sebagai pemimpin yang baru mengemban amanah, Bupati Thungari tidak hanya mengapresiasi kinerja jajarannya saat ini, tetapi juga secara khusus berterima kasih atas fondasi kuat yang telah dibangun oleh para Bupati sebelumnya, yang memungkinkan predikat WTP ini terus dipertahankan.
“Sebagai Bupati yang baru, tentunya hasil positif ini akan lebih memicu dan menjadi motivasi bagi kami untuk lebih baik ke depan,” ungkap Bupati Thungari yang dikenal dengan gaya kepemimpinannya yang low profile namun penuh komitmen. Thungari menegaskan bahwa hasil WTP ke-11 ini bukan untuk berpuas diri, melainkan pemicu semangat untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
Komitmen Bupati tidak berhenti pada apresiasi. Thungari siap bergerak cepat untuk menindaklanjuti setiap rekomendasi dan catatan dari BPK. “Terkait hasil rekomendasi BPK sudah ada dan pasti 30-60 hari menyelesaikannya, sudah dirapatkan bersama seluruh perangkat daerah,” tegasnya. Hal ini menunjukkan keseriusan dan perencanaan matang dalam menanggapi setiap masukan demi perbaikan sistem yang berkelanjutan.
Senada dengan Bupati, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ferdy Sondakh yang turut hadir dalam acara tersebut juga menegaskan bahwa pencapaian opini WTP ini adalah buah dari kerja tim yang solid antara legislatif dan eksekutif. “Hasil opini WTP dari BPK adalah hasil kerjasama tim antara legislatif dan eksekutif,” ujarnya. Ia menekankan bahwa meskipun predikat WTP telah diraih, catatan rekomendasi BPK tetap menjadi prioritas untuk ditindaklanjuti dalam kurun waktu 60 hari ke depan. Hal ini menunjukkan pengawasan yang ketat dan komitmen bersama untuk mencapai kesempurnaan dalam pengelolaan keuangan daerah.
Momen bersejarah ini turut disaksikan oleh jajaran penting Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, termasuk Sekretaris Daerah, Inspektur, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah, serta Sekretaris DPRD. Kehadiran mereka menegaskan bahwa pencapaian ini adalah hasil kerja sama lintas sektor yang terkoordinasi.
Prestasi meraih Opini WTP selama 11 kali berturut-turut adalah narasi tentang ketekunan, integritas, dan semangat kolaborasi. Ini bukan hanya pencapaian administratif, melainkan fondasi kokoh yang akan menopang terwujudnya Sangihe yang Sejahtera dan Berbudaya, di mana setiap kebijakan dan setiap rupiah anggaran benar-benar ditujukan untuk kemajuan dan kesejahteraan seluruh masyarakatnya. Kabupaten Kepulauan Sangihe kini melangkah maju, siap menjadi contoh nyata pengelolaan anggaran publik yang profesional dan akuntabel.
(ADVERTORIAL)
