BOLMONG– Pesan tegas Presiden Prabowo Subianto soal pentingnya memperkuat rakyat dari akar rumput menjadi penutup kuat Pekan Nasional Petani dan Nelayan (PENAS), sekaligus memacu komitmen Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow untuk memperkuat peran Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) di daerah.
Wakil Bupati Bolaang Mongondow, Dony Lumenta, menghadiri langsung penutupan PENAS yang berlangsung di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, dan ditutup oleh Presiden Prabowo Subianto.
Dalam pidatonya, Presiden menegaskan bahwa pembangunan nasional yang berkelanjutan harus dimulai dari penguatan masyarakat di tingkat bawah. Menurutnya, KTNA memiliki peran strategis dalam mendorong kesejahteraan petani dan nelayan sekaligus mendukung cita-cita swasembada pangan nasional.
“Memperkuat rakyat dari bawah, dan KTNA adalah kunci dari semuanya,” kata Presiden Prabowo.
Kepala Negara juga menyampaikan apresiasi kepada para petani dan nelayan yang telah berpartisipasi aktif selama pelaksanaan PENAS. Mereka dinilai memiliki kontribusi besar dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menjadi penopang utama perekonomian nasional.
“Terima kasih atas kerja keras Anda semua. Petani dan nelayan telah membuktikan bahwa merekalah tulang punggung Republik Indonesia,” ujar Presiden.
Merespons arahan tersebut, Wakil Bupati Dony Lumenta menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow untuk terus memperkuat pembinaan dan pemberdayaan kelompok tani serta nelayan melalui KTNA agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat sektor pangan daerah.
Penutupan PENAS turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Pertanian, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Luar Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Transmigrasi, Menteri Perhubungan, Sekretaris Negara, dan Sekretaris Kabinet.
Hadir pula Panglima TNI, Kapolri, Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala Staf Angkatan Laut, Kepala Staf Angkatan Udara, Ketua KTNA Nasional, Kepala Badan Pusat Statistik, serta para kepala daerah dari seluruh Indonesia.(***)
