Harto Narasiang: Ada Apa Lembaga Eksekutif dan Legislatif di Sitaro?

Suarasulut.com, Sitaro– Sejumlah kalangan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro). Nampaknya, terus mempertanyakan akan kinerja kerja para anggota DPRD di Sitaro.

Pernyataan ini pun timbul setelah adanya ketidak hadiran sejumlah anggota Dewan dalam sidang paripurna istimewa Hut Kabupaten Kepulauan Sitaro ke 18. Seperti dilontarkan Harto Narasiang, salah satu tokoh masyarakat di Siau.
Menurut Narasiang, sebenarnya ada apa dengan Lembaga Eksekutif dan Legislatif di Kabupaten Sitaro? Apa kah masih ada dendam lama terkait Pilkada 2024 silam. “Jangan karna kepentingan partai atau pribadi sampai dampaknya ke masyarakat di Sitaro. Ingat kedua lembaga ini bukan memikirkan kepentingan pribadi atau partai tapi kesemuanya untuk rakyat di Sitaro,” tegas Harto.

Dengan kecewa Harto yang juga masuk salah satu tokoh politik di Sitaro ini pun mengungkapkan, jangan nanti gegara ulah dari para oknum Anggota Dewan terhormat ini kedepannya akan berdampak kurang baik. “Sebaiknya hal ini tidak perlu terulang kembali. alangkah baiknya kalau memang ada sifat yang kurang baik di hilangkan. Mari sama- sama kita bergandengan tangan dalam membangun Sitaro lebih baik lagi kedepannya,” pintah Harto.

Lanjut Narasiang, kalau pun hal ini terus terulang dalam persidangan, pastinya menimbulkan dampak kurang baik. Apa lagi dalam rapat pembahasan anggaran yang akan diperuntukan bagi pembangunan daerah nanti. “Bisa saja hal ini terulang jika tidak ada yang mau meninggalkan sifat egoh. Ingat Dewan di pilih dari rakyat untuk rakyat. Sebaiknya duduk mewakili rakyat dalam memikirkan serta memperjuangkan kepentingan rakyat banyak,” tutup Harto.

Perlu di ketahui, Polemik ini terjadi gegara ketidak hadirnya 11 Anggota Dewan pada Rapat Paripurna Sidang Istimewa Hut Kabupaten Sitaro ke 18, pada Jumat 23 Mei 2025.(tonglee)