MANADO- Warga Kelurahan Teling Atas, Kecamatan Wanea, Kota Manado, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang tewas dalam keadaan tergantung di dalam kamarnya. Korban diketahui bernama SPL (31), warga setempat, yang ditemukan oleh ayahnya sendiri pada Minggu dini hari sekitar pukul 04.30 WITA, Minggu (30/3/2024).
Polsek Wanea menerima laporan dari warga pada pukul 05.30 WITA, kemudian Tim UKL Polsek Wanea bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Teling Atas, Bripka M. Abast, segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan.
Menurut keterangan ayah korban, JL (53), sebelum kejadian, korban sempat meminta uang sebesar Rp10.000 kepada orang tuanya sebelum masuk ke kamar. Namun, saat diperiksa sekitar pukul 04.30 WITA, korban sudah dalam kondisi tergantung dengan seutas tali di lehernya dan tidak lagi bergerak. Saksi kemudian berinisiatif memotong tali dan membaringkan korban di tempat tidur sebelum meminta pertolongan warga.
Sementara itu, saksi lain, JH (59), yang juga mengetahui kejadian tersebut, membantu menurunkan korban dan memastikan kondisinya. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diduga mengalami depresi akibat meninggalnya sang istri beberapa waktu lalu. Selain itu, anak mereka yang masih berusia 1,5 bulan diasuh oleh keluarga istri di kampung dan korban tidak diizinkan untuk bertemu.
Hasil pemeriksaan di lokasi kejadian tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai murni bunuh diri dan menolak dilakukan otopsi maupun visum. Mereka juga menyatakan tidak akan menuntut pihak mana pun di kemudian hari.
Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi mental orang-orang di sekitar mereka dan segera mencari bantuan jika menemukan tanda-tanda depresi pada seseorang.(***)





