Lompat ke Sungai, Pemuda Dendengan Dalam Ditemukan Mengambang di Laut

oleh -607 Dilihat

MANADO– Warga Manado kembali geger dengan penemuan mayat manusia. Mendapat laporan, Polsek Tuminting Amankan TKP di Pantai Boulevard 2 Sindulang.

Kejadian ini pertama kali diketahui nelayan bernama FH (71), saat itu hendak mengecek perahunya di pesisir pantai. FH melihat sosok tubuh mengambang di perairan dan segera melapor kepada Kepala Lingkungan, TW.

Bersama-sama, mereka memastikan kondisi mayat tersebut sebelum akhirnya menghubungi Kapolsek Tuminting.

Kapolsek Tuminting Iptu Victorrico A. Hartono, bersama personel kepolisian serta tim Basarnas segera menuju lokasi untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah. Tak lama setelah itu, orang tua korban tiba di lokasi dan mengonfirmasi bahwa korban adalah anaknya sendiri, yang bernama MM (19), warga Kelurahan Dendengan Dalam, Lingkungan II, Kecamatan Pall Dua, Kota Manado.

Berdasarkan keterangan saksi RW, seorang pelajar yang juga merupakan teman korban, MM terakhir kali terlihat pada Minggu sore, 23 Maret 2025, sekitar pukul 17.00 WITA. RW bersama dua rekannya berada di sekitar Jembatan Miangas dan melihat korban tiba-tiba melompat ke sungai. Mereka mencoba mengikuti korban yang terbawa arus hingga ke daerah Komo Luar. Saksi kemudian melihat korban berusaha mencapai Kelurahan Karame, namun tiba-tiba tenggelam. RW dan teman-temannya sempat mencoba menolong, tetapi korban hilang terbawa arus.

Setelah ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, jenazah MM dibawa ke rumah duka di Kelurahan Dendengan Dalam, Lingkungan II. Tim Inafis Polresta Manado yang tiba di lokasi sekitar pukul 08.30 WITA melakukan visum luar dan menemukan adanya luka sobek di kepala bagian belakang sebelah kiri serta luka lecet di tangan kanan.

Keluarga korban menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi dengan menandatangani surat pernyataan resmi. Rencananya, jenazah MM akan dimakamkan pada pukul 12.00 WITA di rumah duka.

Polsek Tuminting mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berada di sekitar sungai dan perairan terbuka, terutama di daerah dengan arus deras guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.