Manado, Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (NU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Masa Khidmat 2019-2024, di bacakan langsung oleh K.H. Ulyas Taha di hadapan 15 Kabupaten/Kota peserta Konrensi Wilayah (Konferwil) ke-XII, Sabtu (25/1/2025) malam di Aston Hotel Manado.
Pada sidang pleno ke 5 Konfrensi ke XII NU Provinsi Sulut KH Ulyas Taha mengatakan, ada hal-hal yang menjadi amanah konferensi ke-XI pada saat itu yang belum sempat dijalankan secara maksimal.
“Oleh sebab itu di forum yang terhormat ini kami akan mendahulukan laporan ini dengan permohonan maaf yang setinggi-tingginya kepada seluruh warga Nahdiyin yang mungkin telah menaruh harapan, namun apa yang diharapkan oleh warga tersebut belum dapat kami optimal,” ujar Ketua PWNU Sulut Periode 2019-2024 saat mebacakan LPJ.
Ulyas Taha pun secara transparansi menyampaikan semua yang telah di kerjakan PWNU Sulut periode 2019-2024 baik program dan keuangan.
Saat pemaparan tanggapan dari setiap Pimpinan Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) 15 Kabupaten/Kota menerima Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Kepengurusan masa khidmat 2019-2024, dan merekomendasikan beberapa catatan.
Mereka pun mengusung Ulyas Taha untuk menjadi ketua PWNU Sulut periode 2025-2030 pada Konferwil ke-XII.





