MINUT- Sejumlah warga desa Sampiri kecamatan Airmadidi Minahasa Utara berharap pemerintah memperhatikan jalan desa Sawangan-Sampiri hingga saat ini masih rusak parah.
Menurut Elvis Lumingkewas yang juga dosen disalah Universitas yang ada di Sulut, setiap kampanye calon bupati dan wakil bupati selalu menjanjikan akan memperbaiki jalan Sawangan-Sampiri. Tapi sayangnya hingga saat ini cuma dijanji-janji dan jalan masih rusak parah.
“Waktu kampanye 2020, Pak Joune Ganda mengatakan atau berjanji akan memperbaiki jalan tersebut saat berkunjung ke desa Sampiri dan dikatakan didepan banyak warga desa Sampiri, tapi hingga saat ini hanya janji,” ungkap Mner Lumingkewas kepada media ini, Rabu,(25/09/24).
Lumingkewas menjelaskan, perbaikan jalan penghubung tersebut sangat penting bagi masyarakat desa Sampiri.
“Anak-anak sekolah banyak yang sekolah di Airmadidi, hasil bumi atau hasil pertanian, warga ke pasar Airmadi, mengurus surat-surat di kecamatan atau di Pemkab Minut semua harus melewati jalan Sampiri-Sawangan. Kami sangat butuh perhatian serius dari pemerintah,” ucap Lumingkewas.
Lemingkewas menegaskan, saat ini warga desa Sampiri sangat membutuhkan pemimpin yang bukan cuma sampaikan janji-janji tapi benar peduli dengan masyarakat desa Sampiri.
“Kami sangat butuh pemimpin yang benar-benar peduli bukan janji, kami butuh pemimpin yang tegas untuk melakukan perubahan dan memiliki jalur yang baik untuk bersinergitas dengan pemerintah pusat,” Tutup Lumingkewas.
(FP)







