Pendaftaran Pilkada Sangihe Resmi Ditutup, Empat Paslon Siap Bertarung Rebutan Kursi Bupati dan Wakil Bupati

oleh -2401 Dilihat
Para Komisionaer KPU sangihe pada pendaftaran Pilkada Sangihe

Sangihe, SuaraSulut.com Proses pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati untuk Pemilihan Kepala Dareah (Pilkada) 2024 di Kabupaten Kepulauan Sangihe telah resmi ditutup oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sangihe pada Jumat, 30 Agustus 2024, tepat sebelum tengah malam atau tepatnya pukul 23.59 Wita.

Ketua KPU Sangihe, Absan Reformasi Tahendung, mengonfirmasi bahwa sebanyak empat pasangan calon telah resmi mendaftar dan akan bersaing dalam Pilkada mendatang. Keempat pasangan tersebut berasal dari berbagai koalisi partai politik:

1. Hendrik Manossoh-Remran Sinadia (Menadia), diusung oleh Partai Perindo dan Partai Gerindra.
2. Rinny Silangen Tamuntuan-Mario Seliang (TaMang), diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
3. Jabes Ezar Gaghana-Patras Madonsa (Jegtras), diusung oleh Partai Golkar dan Partai Demokrat.
4. Michael Thungari-Tendris Bulahari (Tuari), diusung oleh Partai Nasdem dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Dalam keterangannya, Absan Reformasi Tahendung menyampaikan apresiasi kepada seluruh partai politik pengusung dan para pendukung masing-masing calon yang telah mematuhi aturan selama proses pendaftaran. Ia menekankan bahwa kepatuhan tersebut memungkinkan proses berlangsung lancar dan tertib.

“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh partai politik dan para pendukung yang telah mengikuti semua aturan dengan baik. Empat pasangan calon resmi telah mendaftar dan pada pukul 23:59 WITA, pendaftaran resmi ditutup. Keempat pasangan calon ini telah memenuhi seluruh persyaratan,” ujar Tahendung dalam konferensi pers yang digelar Kamis malam, 29 Agustus 2024.

Setelah pendaftaran, tahapan selanjutnya adalah tes kesehatan yang akan diadakan di Manado. KPU Sangihe telah menerbitkan surat rekomendasi bagi masing-masing calon untuk mengikuti tes tersebut.

Sebagai penutup, Tahendung menyerukan kepada seluruh pihak, termasuk masyarakat dan pendukung setiap pasangan calon, agar menjaga integritas Pilkada dengan menghindari kampanye hitam yang dapat mencederai proses demokrasi.

“Kami berharap tidak ada kampanye hitam yang dilakukan oleh pihak mana pun. Mari kita wujudkan Pilkada yang aman, damai, dan penuh sportivitas di Kabupaten Sangihe ini,” tegas Tahendung.

Dengan resminya empat pasangan calon yang mendaftar, masyarakat Sangihe kini bersiap menghadapi pesta demokrasi lokal yang diharapkan dapat berlangsung dengan penuh kedamaian dan kebersamaan.

(Erick Sahabat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *