Sanny Warouw Yakin Prabowo-Gibran Menangkan Pilpres

oleh -1932 Dilihat
oleh
Pasangan Prabowo-Gibran, Sanny Warouw diwawancarai TV One saat berada di KPU RI

MINUT- Bakal Calon Presiden dan wakil Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka telah resmi diusung dan didaftar oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) ke KPU RI tanggal 25 Oktober 2023, KIM terdiri dari empat Partai di parlemen Partai Gerindra, Golkar, Demokrat dan PAN. Serta empat Partai nonparlemen Partai Garuda, Partai Gelora Indonesia PBB dan PSI.
Salah satu pengusaha muda juga aktivis Sulawesi Utara Sanny Warouw yang berasal dari Minahasa Utara, memberikan dukungan penuh kepada pasangan Prabowo-Gibran, Sanny yakin pasangan tersebut akan memenangkan Pilpres 2024. Juga, peluang meraih suara siknifikan di Sulawesi utara sangat terbuka. Alasannya, Prabowo Subianto merupakan Tuama Minahasa, lahir dari kandungan perempuan Minahasa asli.
“Selain ketokohan dan figur Pak Prabowo yang mempunyai banyak pengalaman, Pak Prabowo merupakan pemimpin yang sangat tulus dan keiinginan membangun bangsa Indonesia sangat besar. Pengorbanan-pengorbanan serta perjuangan hingga di Medan perang untuk menjaga kedaulatan negara Indonesia sudah dibuktikan oleh Pak Prabowo.” Kata Sanny.
Lanjut Sanny, apalagi yang menjadi calon wakil Presiden Gibran Rakabuming adalah sosok pemuda Milenial yang merupakan anak dari Presiden Jokowi.
“Ini benar-benar bersatunya dua kekuatan besar yang didukung oleh Partai-Partai besar.” Ujar suami dari Jaune Pungus.
Lanjut Sanny, sebagai bentuk dukungan penuh kepada Prabowo-Gibran, dirinya bersama sejumlah tokoh adat Sulawesi Utara termasuk istrinya yang saat ini sebagai Caleg dapil 2 Minahasa Utara nomor urut 5 dari Partai Gerindra, turut mendampingi Prabowo-Gibran saat mendaftar di KPU RI beberapa waktu lalu.
Dan ternyata, dukungan dari Sulawesi Utara bisa menjadi pusat perhatian dari beberapa media nasional. Salah satu adalah TV One yang mewawancarai dirinya secara live.
“Saat pendaftaran Pasangan Pak Prabowo-Gibran, kami ikut mendampingi. Walapun pemilih Sulut hanya sekitar 1% dari suara nasional, saat kami dijakarta sempat menjadi pusat perhatian. Itu dibuktikan dengan tertariknya TV nasional mewancarai kita dari Sulut.” Tutup Warouw.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.