Manado–Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Utara H. Sarbin Sehe,S.Ag, M.Pd.I Membuka Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) MAN Model 1 Plus Keterampilan Manado pada Hari Kamis(06/07/2023) bertempat di Hotel The Sentra Manado Minahasa Utara.
Disaat membuka pelaksanaan MGMP H. Sarbin Sehe,S.Ag, M.Pd.I Mengatakan Bahwa Komunikasi efektif adalah merupakan bagian dari transfer pengetahuan kepada peserta didik. Madrasah harus mampu memahami perilaku peserta didik sehingga dapat mewujudkan pembelajaran yang berkualitas, karena setiap peserta didik memiliki perilaku dan karakter berbeda-beda.

Salah satu kesalahan madrasah adalah ketika para pendidk kurang mampu memahami kebutuhan setiap peserta didik sehingga berdampak pada kurang efektifnya komunikasi personal dan dapat mengakibatkan transfer pengetahuan yang tidak maksimal.
Konsep Madrasah Humanis dan Madrasah Ramah anak adalah merupakan salah satu solusi dalam menciptakan kondisi belajar peserta didik yang berorientasi terhadap transfer pengetahuan yang efektif dan komunikatif dalam mewujudkan “Manusia Memanusiakan Manusia”.
Kakanwil juga mengatakan bahwa di era digital sekarang ini dapat dibagi menjadi dua bagian diantaranya adalah Dunia nyata (Fakta) dan dunia Maya (Virtual).
Keduanya sangat mempengaruhi kehidupan zaman sekarang ini, dimana kehidupan kolektifitas sifatnya terbuka yang tidak bisa ditutup-tutupi. Artinya bahwa berbagai macam informasi yang ada semuanya dapat diakses langsung melalui berbagai media yang telah tersedia sehingga tidak ada lagi batasan dalam memperoleh informasi.
Untuk mengantisipasi perubahan kurikulum maka segenap komponen madrasah dibutuhkan dapat memahami dan mengoptimalisasi serta mengefektifkan konsep kurikulum yang diterapkan oleh pemerintah dan diberi kebebasan dalam menerapkan kurikulum, karena kurikulum sekarang sifatnya otonom dengan melihat kebutuhan peserta didik.
Kurikulum ibaratnya seperti perahu yang berlayar memiliki muatan dan tujuan yang akan dicapai, dalam penerapan Kurikulum merdeka peserta didik tidak lagi dibatasi dalam menemukan sumber belajar dan kelas bukan lagi satu-satunya sebagai sumber belajar yang mutlak.

Kakanwil Kemenag Sulut juga mengharapkan Civitas MAN Model 1 Plus Keterampilan Manado dapat menerapkan Pendidikan Islam kepada para peserta didik yang berorientasi dalam mengembangkan Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Moral dan Kecerdasan Spiritual menuju Madrasah Hebat bermartabat.
Diakhir arahannya menyampaikan kepada para peserta MGMP untuk mengikuti setiap materi yang telah direncanakan oleh panitia, karena manfaatnya para peserta dapat berbagi informasi tentang materi dan bahan ajar dengan sesama peserta guna mengembangkan kompetensi professional.
Pelaksanaan MGMP dihadiri oleh Plt Kepala MAN Model 1 Plus Keterampilan Manado Drs. Adrian Abdulah, Kepala TU MAN Model 1 Plus Keterampilan Selaku Ketua Panitia Pelaksana Helmi Arsjad, S.P, M.Pd. Para peserta terdiri atas 90 orang guru MAN Model 1 Plus Keterampilan Manado dan 6 orang Utusan Guru dari Madrasah Aliyah Swasta di Kota Manado. Pelaksanaan MGMP direncanakan akan berlangsung dari tanggal 6 – 8 Juli 2023. Acara Pembukaan MGMP diakhiri dengan Foto bersama.***




