MANUSKRIP Nusantara memiliki nilai sejarah yang tinggi dan juga memiliki tulisan kuno dalam perkembangan pemikiran islam diwilayah ini..Manuskrip memiliki beberapa yang mencakup berbagai aspek dalam pemikiran islam,sepertihukum islam,tafsir al-quran,tasawuf.Tujuan tulisan ini menjelajahi pemikiran islam yang ada di manuskrip nusantara.nila sejarah yang mengenai perkembangan pemikiran islam,manuskrip juga mencerminkan keragaman budaya dan berbagai tradisi,kepercayaan lokal dengan islam.
Pemikiran islam dalam manuskrip nusantara
Pemikiram islam mencakaup berbagai aspek ajaran agama,teologi,tafsir al-quran,hadis,dan tasawuf,beberapa penjelasan mengenai pemikiran islam dalam manuskrip nusantara :
1. Ajaran agama
Manuskrip nusantara yang berisi tentang prinsip-prinsip dasar islam(tauhid) adalah prinsip dasar islam yang mengajarkan keesaan allah swt.umat muslim menyakini hanya ada satu allah yang maha esa,yang tidak memiliki sekutu,anak,atau pasangan.
2. Tafsir al-quran
Tafsir al-quran membahas tentang penafsiran ayat-ayat al-quran di dalam nusantara,dan penjelasan kontekstual tentang maknanya.ini membantu umat muslim dalam memhami dan mengaplikasikan ajaran-ajran ai-quaran dalamkehidupan sehari-hari.
3. Hadis
Manuskrip dalam nusantara mencakapup koleksi hadis yaitu perkataan dan perbuatan nabi muhammad saw. Hadis digunakan untik memberikan hukum dan panduan kepada umat muslim.
4. Tasawuf
Tasawuf dalam nusantara menggambarkan ajaran-ajaran yang memiliki ruang lingkup dalam menuntun perilaku manusia.
5. Sejarah Islam
Sejarah islam dalm manuskirp memberikan penjelasan tentang perjalanan ,perkembangan islam diwilayah ini dan mencatat pristiwa-pristiwa penting tokoh-tokoh agama,dan peran ulama menyebarkan islam.
Pemahaman tasawuf pada naskah Maslak al- salikin di kalimantan selatan periode modern dan naskah ambulng di kelimantan selatan
Maslak al-salikinkalimantan selatan periode modren
Dalam awal perkembangan islam di nusantara,mengkaji beberapa aspek tafsir,teks itu berupa kutipan-kutipan ayat al-quran yang terjamhan dalam bahasa melayu.naskah ini memiliki peran penting dalam penerjemahan islam ke konteks lokal.Teks maslak al-silikin yaitu satu dari dua teks terdapat dalam satu bundel naskah dan pengarangnya anonim. Teks maslak al-salikin membahas bebrapa ajaran tasawuf :
1. Perjalanan seorang salik dari zahir badan kepada nafsunya,untuk ilmu zahir menjadi ilmu usul
2. Perjalanan salik zahir dari nafsu kepada hati,bekal perjalanan yaitu ilmu bati.
3. Perjalanan ketiga hilang tidak ditemukan.
Dalam beberapa tafsiriyah,khusunya perdebatan teologis hanya sedikit yang ditafsirkan karna hanya yang dainggap perlu saja.naskah ini adalah kitab tasawuf bukan kitab tafsir ,metode yang dipakainya yaitu terjemahaan tafsiriyah walaupun tidak tau pengarangnya.
Naskah Ambulung dikalimantan selatan
Pemahaman tasawuf dalam teks ambulung dikalimantan selatan,adanya kontroversi dalam faham ajaran tasawuf dalam naskah ambulung.yaitu faham wuddiyyah yang penuh kontroversi dalam sejarah islam.nakah ambulung adalah manuskrip dalam budaya banjar pada abad 18. pemahaman naskah ambulung yang adanya konsep,metode dan pengalaman spiritual dalam ajaran tasawuf.3 bentuk tasawuf dalam mendepankan nilai ketuhanan :
1. Tasawuf sunni (akhlaqi),mengajarkan untuk berbuat baik dan sebisa mungkin menghindari perbuatan buruk karna bertujuan untuk mengarah kepada kebaikan dan budi pekerti.
2. Tasawuf falsafi,mengajarkan landasan hidup,ketaatan manusia kepada Allah SWT.
3. Tasawuf Syi’I,memiliki pemikiran esensi dengan Allah SWT,mengarahkan pada perbuatan baik dan perbaiki iman agar semakin dengan dengan Allah SWT.
Ajaran dalam naskah ambulung dikalimantan selatan,kitab ini terkandung dalam mengajak masyarakat agar dinamis dan tidak kaku untuk memahami perbedaan baik dalam ideologi,sejarah,agama,akhlak ataupun ekonomi.
Naskah Maslak al-saliikin memberikan pemahaman mendalam tentang ajaran tasawuf,serta pentingnya pencarian spiritual dan kedekatan dengan Allah SWT.denganmemlalui ini kita mengetahui wawasan tentang masyarakat muslin di kalimantan selatan,semantara itu naskah ambulung menggambarkan kearifan lokal.dan menyimpan kehidupan sehari-hari dan kepercayaan masyarakat setempat.kedua naskah ini menjadi pemikiran dan nilai-nilai islam yang berakar dalam sejarah dan kehidupan masyarakat di Kalimantan Selatan.***
