Minut- Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Pa’Ududan yang diresmikan oleh Bupati Minahasa Utara Joune Ganda SE akhir tahun lalu, yang dimiliki Pemerintah desa Pinilih kecamatan Dimembe kabupaten Minahasa Utara terus beraktivitas dengan baik.
Hal itu dikatakan hukum tua desa Pinilih Fredrik Longdong kepada media ini saat berkunjung dilokasi kandang ayam petelur BUMDES Pa’Ududan desa Pinilih, Kamis, (08/12/22).
Menurut Longdong yang didampingi pekerja kandang Jufry Junaha, setiap hari bisa menghasilkan telur 30 hingga 34 baki (setiap baki berisi 30 butir telur) dari sekitar 1400 ekor ayam yang masih aktif dan dijual dengar harga Rp.50.000/ baki.
“Selain keuntungan bisa menghasilkan telur, BUMDES ayam petelur ini sangat membantu petani jagung, hampir semua hasil jagung didesa Pinilih di beli oleh pengelola BUMDES untuk makanan ayam.” Ujar Longdong.
Lanjut Longdong, untuk memasarkan hasil telur tidak sulit, sebab selain keperluan untuk konsumsi atau di jual di warung oleh warga desa Pinilih, hasil telur langsung diambil oleh pedagang-pedagang telur dari luar.
“Hampir setiap hari ada pedagang telur datang untuk membeli langsung di kandang.” Kata Longdong.
Longdong juga menjelaskan bahwa, menurut laporan dari ketua BUMDES Pa’Ududan desa Pinilih Herry Tuuk, akhir tahun 2022 atau akhir bulan ini akan menyerahkan hasil keuntungan ke Pemerintah desa, atau sebagai pendapatan desa (PAD).
“Menurut informasi dari ketua BUMDES, akhir bulan ini akan menyerahkan hasil keuntungan kepada pemerintah desa, Nominalnya belum tau pasti karena saat ini masih awal bulan, tapi sudah di angka puluhan juta.” Jelas Longdong.
Longdong menambahkan, dengan adanya PAD tersebut, pemerintah desa dan pengelola BUMDES sudah berencana untuk menambah satu kandang ayam petelur.
“Hasil keuntungan dari BUMDES rencananya tahun depan akan dibangun lagi satu kandang ayam petelur, semoga kedepan kandang ayam petelur sudah lebih besar sehingga bisa menambah lapangan pekerjaan buat warga desa Pinilih.” Tutup Longdong. (FP)





