Manado, Pada rapat pembahasan Rancangan APBD 2023, di ruang paripurna, personel Badan Anggaran, Boy Tumiwa menyoroti terkait peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
“Saya lihat ke dalam saja kita parah. Contoh simple. Kita terlihat anggota DPRD membahas anggaran Rp 4 triliun. Tapi seperti komunis. Sedangkan gaji saja sudah harinya belum dapat. Itu contoh kecil,” ucapnya Kamis, (3/11/2022).
Bila bicara lebih ke dalam lagi di DPRD, lanjutnya, perjalanan dinas saja, kata dia, dari Agustus belum cair sampai saat ini. (Red)
“Apakah ini sistem atau SDM. BKD apakah ini sistem atau sistem? Apakah ini dikaitkan dengan SDM dalam pengelolaan keuangan? Itu baru ke dalam, pelayanannya saja sudah seperti ini. Apa lagi keluar,” ucapnya.
Politisi PDI Perjuangan ini mengaku tak heran ketika ada Ombusman datang dan katakan pelayanan publik tak semestinya. (Red)
“Beberapa waktu lalu kunker ke luar daerah. Beli tiket saja susah. Dari travel katakan, di DPRD 3 bulan saja belum bayar. Selain itu juga kami harus tanya-tanya kayak pengemis kalau sudah cair atau belum,” ketusnya.
“Hanya namanya saja anggota DPRD, tapi dalamnya parah. Apakah ini pengembangan SDM,” sambungnya
(**)

