Bolsel–Sebagai wujud komitmen memutus mata rantai siklus kemiskinan gizi dan Stunting, Bupati H. Iskandar Kamaru SPt atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan Perum Bulog Sub Divre Bolaang Mongondow Tentang Penggunaan Beras Fortivit Untuk Penanganan Stunting di Bolsel Tahun 2022.

Acara penandatanganan ini dilaksanakan di Kantor Perum Bulog Sub Divre Bolmong di Kotamobagu dan dihadiri oleh Kepala Perum Bulog Sub Divre Bolmong bersama jajarannya, Kadis Ketahanan Pangan Raston Mooduto dan jajaran serta Kabag Tapem Indrajaya Mokoagow.
Dalam ramah tamah, Bupati Iskandar menegaskan penandatanganan kerjasama ini merupakan salah satu upaya Pemkab Bolsel dalam menyukseskan program
Pemerintah Pusat terkait percepatan penurunan stunting dan tidak menutup kemungkinan kerjasama ini akan berlanjut hingga ke tahun depan.

“Salah satu upaya intervensi gizi spesifik adalah dengan pemberian Beras Fortivit. Nah, beras produk Bulog ini bisa dikonsumsi untuk mencegah stunting, lantaran dalam beras tersebut memiliki kandungan nutrisi seperti Vitamin A, Vitamin B1, Vitamin B3, Vitamin B6, Vitamin B12, Zat Besi (Fe), Asam Folat dan Zinc” ungkap Bupati sembari menyebut bahwa selain membantu mencegah stunting, Beras fortivit juga diyakini memiliki manfaat lain seperti meningkatkan stamina dan imunitas tubuh, melancarkan sirkulasi darah, menjaga fungsi jantung, saraf, otak, mata dan telinga.
Juga, dapat menjaga kesehatan sistem reproduksi, sistem pencernaan, rambut, kulit, sensitivitas indera perasa dan indera penciuman, mencegah penyakit kanker, menjaga kesehatan tulang, bantu atasi masalah tidur, depresi dan masalah otak.
“Semoga melalui kerjasama ini dapat meningkatkan komitmen bersama dalam rangka penurunan stunting di daerah kita tercinta” pungkas bupati.(jamal)







