Simak, Abid Takalamingan Blak-Blakan Alasan Niatan Maju DPD RI Pemilu 2024

Manado– Pesta lima tahunan rakyat Indonesia baru akan dilaksanakan Tahun 2024. Bahkan saat ini sesuai jadwal Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI), pendaftaran Partai Politik calon peserta pemilu 2024.

Kendati masih kurang lebih dua tahun, pelaksanaan Pemilu 2024, tetapi bakal calon baik bertarung di Legislatif hingga Dewan Perwakilan Daerah (DPD), mulai ramai jadi perbincangan para penggiat politik bahkan semua lapisan masyarakat, termasuk di Provinsi Sulawesi Utara.

Di daerah Nyiur Melambai, figur Abid Takalamingan, S.Sos, mulai mendapat dukungan dan tempat di hati masyarakat untuk ikut kompetisi memperebutkan satu dari empat kursi DPD, untuk Provinsi Sulawesi Utara.

Kepada wartawan saat acara sillatuhrahmi di rangkaikan peringatan tahun baru Islam 1444 H, di salahsatu Cafe di kawasan Mapanget, Aba Abid sapaan akrab Abid Takalamingan, S.Sos, secara blak-blakan menjelaskan keputusannya maju dalam kompetisi memperebutkan satu dari empat kursi DPD bagi Sulut.

Dengan suasana santai, Aba Abid mengatakan sejak tahun 2014 pensiun politik formal dan hanya lebih banyak bermain
di panggung belakang.

Tetapi karena melihat dinamika yang berkembang belakangan ini, Aba melihat DPD menjadi hal menggoda. Apalagi dalam undang-undang menjadi hak setiap warga negara untuk mencalonkan diri. “Sehingga jangan ada berpersepsi negatif jika ada warga negara Indonesia mencalonkan diri baik itu DPD,” Kata Ketua Baznas Sulut itu.

Dimintai tanggapan soal isu-isu membela umat? Aba Abid yang juga kesehariannya menjabat Komisaris Bank Prismadana ini, justru balik melontarkan pertanyaan umat mana yang di pecah bela, dan apa indikatornya jika ada seseorang yang berkeinginan maju DPD, harus diidentikan memecahkan suara umat.

Aba Abid mengajak membuka data bahwa di Provinsi Sulawesi Utara, suara umat muslim kurang lebih 700 ribu. “Jadi sepertinya tidak seksi kalau kita bermain dan terjebak dengan isu-isu membelah umat,” ujar Aba Abid.

Aba yang juga mendapat amanah Komite Pemantau Risiko di Bank SulutGo menambahkan, dirinya beriktiar maju mencalokan diri sebagai calon DPD pada Pemilu 2024 mendatang, karena optimis bisa mendapat tempat dan dukungan dari Masyarakat Sulut, untuk mengunci satu kursi DPD RI

Keyakinan ini kata Aba sangat beralasan karena dengan kualitas yang ia miliki, ditopang konsep-konsep dan program yang akan di tawarkan kepada rakyat Sulut, jika dapat amanah menjadi senator, pasti akan mendapat suara signifikan apalagi masih sangat banyak ruang kosong untuk mendulang suara.

” Sebagai calon tentunya punya tanggungjawab moral mendapatkan hati pemilih suara dan wajar saya bisa merebut satu kursi DPD,” ujar Aba sembari menambahkan seorang Politisi harus bertanggungjawab kalau menyatakan diri sebagai petarung.

Lanjut Aba Abid, pasti akan menjadi fakta setiap pemilihan calon DPD dari muslim pasti lebih dari lima sampai sepuluh orang akan mencalonkan.”Jadi tidak seksi memainkan isu membela umat dalam pertarungan DPD,” ujar Aba Abid, sambil mengatakan menyikapinya dengan santai karena tak ada luar biasa.

Aba mengatakan dengan jaringan dan komunikasi dengan semua kepala Daerah se Sulut yang terbangun dan terawat hingga sekarang, dirinya akan fokus perjuangkan kepentingan daerah, jangan hanya terjebak pada persoalan-persoalan serimonial belaka.

“Sekali lagi masih sangat banyak ruang kosong. Ini menjadi wilayah garapan,” pungkas Aba Abid mengakhiri acara sillatuhrahmi dengan wartawan sembari menambahkan yang terpilih nantinya di DPD sesuai takdir.(wal)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *