Ini Disampaikan Wabup Deddy di Business Matching Pengadaan Produk Dalam Negeri di Nusa Dua Bali

oleh -525 Dilihat
Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid menghadiri acara Business Matching Guna Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) di Nusa Dua, Bali.

Bolsel–Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid menghadiri acara Business Matching Guna Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) di Nusa Dua, Bali.

Kegiatan yang bertema “Business Matching Pengadaan Produk Dalam Negeri dan UMKM 2022″ ini menghadirkan sekitar 1.000 peserta yang berasal dari perwakilan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, dan industri serta para pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah), dan berlangsung pada 22-25 Maret 2022.

Dalam acara ini, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa sesuai arahan Presiden Jokowi, perdagangan kita harus meningkatkan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri), dengan target belanja PDN (Produk Dalam Negeri) dan UMKM Tahun 2022 sebanyak Rp. 400 Triliun.

“Terdapat potensi belanja sebesar Rp. 1.071,4 Triliun yg berasal dari porsi Belanja Barang dan Belanja Modal APBN sebesar Rp 538,9 Triliun dan APBD sebesar Rp 532,5 Triliun. Ini dapat dioptimalkan sebagai peluang pasar PDN,” kata Menperin Agus.

Sementara, Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa Bolsel saat ini sedang dalam tahapan optimalisasi Penggunaan Produk Dalam Negeri dengan mengalokasikan APBD untuk belanja produk dalam negeri khususnya produk lokal Bolsel, sehingga produk lokal bisa tumbuh dan mampu bersaing dengan produk luar negeri.

Adapun mengenai regulasi PDN ini tertuang dalam UU Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian di mana di dalamnya menjelaskan antara lain bagaimana setiap pengadaan yang sumber pembiayaannya berasal dari APBN, APBD, termasuk pinjaman atau hibah dari dalam negeri atau luar negeri, serta pekerjaannya mengusahakan sumber daya yang dikuasai negara, maka wajib menggunakan produk dalam negeri.

Turut mendampingi Kepala Bagian ULP Anas Kangiden, Sekertaris Dinas Koperasi dan UMKM Wawan Gobel, Kabid Perdagangan Nabila Moha, dan Kabid Ekonomi dan SDA Haerudin Anwar.(jamal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.